Sudah Pensiun, Harta Jack Ma Malah Kian Menggunung

Sudah Pensiun, Harta Jack Ma Malah Kian Menggunung

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 27 Okt 2020 16:50 WIB
Jack Ma pisah
Jack Ma. Foto: Reuters
Beijing -

Jack Ma telah pensiun dari Alibaba tahun silam, tinggal menikmati hasil kerja kerasnya sekaligus berkiprah di bidang filantrofi. Walau sudah tidak aktif bekerja, harta Jack Ma justru malah kian menggunung. Bagaimana bisa?

Selain Alibaba, Jack Ma juga mendirikan perusahaan finansial Ant Group. Tangan emasnya membuat Ant Group melesat dan bahkan penjualan saham perdananya diprediksi memecahkan rekor dunia baru, mengalahkan IPO Saudi Aramco.

Ant Group terkenal dengan aplikasi Alipay-nya yang menggurita di China dan memiliki lebih dari 730 juta pengguna aktif bulanan. IPO Ant dikabarkan akan melampaui nilai pencatatan saham Saudi Aramco sebesar USD 29,4 miliar pada Desember lalu. Menurut sumber Reuters, total nilai pencatatan saham Ant di pasar modal Shanghai dan Hong Kong bisa mencapai US$ 35 miliar.

Setelah IPO, kekayaan Jack Ma yang saat ini di kisaran USD 40 miliar diestimasi Bloomberg bakal menjadi USD 70-an miliar, menjadikannya orang ke-11 termakmur di dunia dan terkaya di China. Ma akan memegang 8,8% saham Ant yang memberikannya harta dan kontrol besar.

Bukan kali ini saja perusahaan Jack Ma mencetak rekor IPO. Pada tahun 2014 ketika Alibaba melantai pertama kalinya di bursa saham New York Stock Exchange, dihasilkan USD 25 miliar yang merupakan jumlah tertinggi pada waktu itu.

Ant sendiri didirikan oleh Jack Ma karena pada masa silam, sedikit orang China punya kartu kredit bahkan debit, sehingga dibutuhkan metode pembayaran yang mudah untuk transaksi di Alibaba.

Ma pun menugaskan tim finansial Alibaba untuk menciptakan Alipay. Pada dasarnya, layanan ini berfungsi untuk menahan uang dari pembeli di Alibaba dan mengirimkannya pada penjual jika pembeli sudah menerima barang dan merasa puas dengannya. Awalnya, banyak yang meragukan.

"Saat aku memulai Alipay, setiap orang bilang, Jack, ini adalah model terburuk yang kami lihat, tak ada yang bakal memakainya," kata Ma dalam sebuah wawancara.

"Aku bilang tak peduli apakah model ini ilmiah, terlihat keren atau tidak. Sepanjang bisa bekerja, akan membantu membangun kepercayaan," tambah Jack Ma yang dikutip detikINET dari CNN.

Saat ini, Alipay memiliki 711 juta user aktif bulanan dan menangani pembayaran senilai USD 17,2 triliun dalam setahun belakangan. Aplikasi mobile Alipay yang debut di 2009, punya pangsa pasar lebih dari 55%, mengalahkan platform Tencent. Tak heran jika perusahaan Jack Ma ini sangat diminati investor.



Simak Video "Dalam Semalam Harta Jack Ma Bertambah Rp 396 Triliun "
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)