Grab Yakin Masa Depan UMKM Bisa Lebih Cerah

Grab Yakin Masa Depan UMKM Bisa Lebih Cerah

Alfi Kholisdinuka - detikInet
Selasa, 22 Sep 2020 11:55 WIB
Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi
Foto: Grab
Jakarta -

Grab Indonesia dipercaya menjadi salah satu pengisi materi dalam Bootcamp Pahlawan Digital UMKM. Program yang diprakarsai Kementerian Koperasi UKM (KemenkopUKM) itu bertujuan menjaring banyak inovator muda untuk membantu UMKM naik kelas di tengah pandemi.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan sejalan dengan misi GrabForGood yang memastikan setiap orang dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital, pihaknya mendukung agar Pahlawan Digital UMKM menciptakan lebih banyak local heroes.

Neneng menilai para inovator dalam program ini merupakan sumber inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia. Mereka memotori lebih banyak UMKM Indonesia agar terus bertahan dan berkembang.

"Melihat kreativitas dan inovasi yang dihadirkan para peserta, kami yakin masa depan UMKM Indonesia bisa lebih cerah dan mereka bisa menikmati manfaat dari ekonomi digital," ujarnya dikutip dari situs resmi Grab Indonesia, Selasa (22/9/2020).

Bersama Pahlawan Digital UMKM, kata Neneng, Grab akan mendukung para inovator UMKM melalui pelatihan di sesi bootcamp, agar mereka dapat terus usaha dan membawa dampak positif dan solusi melalui teknologi untuk kemajuan perekonomian Indonesia.

"Selama masa pandemi, Grab telah bekerja sama dengan lebih dari 25 pemerintah daerah dan pusat untuk menghadirkan lebih dari 30 solusi digitalisasi. Selama pandemi, Grab juga telah menyambut lebih dari 185.000 UMKM baru dan 32.000 pedagang tradisional masuk dalam digitalisasi," jelasnya.

Sementara itu, Penggagas Pahlawan Digital UMKM Putri Tanjung mengajak inovator muda yang terpilih bisa memanfaatkan pelatihan dalam Pahlawan Digital UMKM ini. Menurutnya, program ini bukan hanya soal memenangkan kompetisi, tapi tentang bagaimana agar inovasi mereka berkembang dan dapat menjangkau lebih banyak lagi pelaku UMKM

Putri mengaku selalu percaya pada kekuatan anak bangsa dan kaum muda Indonesia. Menurut dia, ke-30 inovator yang terpilih ini memiliki kesamaan dalam hal inovasi, kreativitas dan entrepreneurship mindset.

"Mereka bisa melihat banyak sekali masalah yang dihadapi UMKM dan bisa memberikan solusi. Inilah yang membuat program Pahlawan Digital UMKM jadi sangat spesial," pungkas Putri.

Sebagai informasi, para inovator yang mengikuti bootcamp ini memiliki keunikan dalam memberikan solusi digital bagi UMKM. Krealogi misalnya, menyediakan platform digital untuk manajemen rantai pasok (supply chain) bagi UMKM kriya. Ada pula Mantab yang mendigitalisasi pedagang minuman keliling.

Juga Femalepreneur.id yang memberdayakan UMKM perempuan dengan menyediakan platform pembelajaran pendidikan kewirausahaan melalui kelas interaktif dan pendampingan intensif. Beberapa dari mereka juga memberdayakan para petani, peternak dan nelayan dengan digitalisasi seperti Bisnisternak.id, Kang Duren, Belanjaikan.com dan Bonsay.

Selain beberapa platform di atas, para inovator yang lolos seleksi 30 besar lainnya adalah AppOn, Ayowebs, Auto Pilot Store, Boleh.id, Booble.id, Cabang, dan Chatbiz.id. Ada juga CrediBook, Doit BMI, Gets.id, Hey Indonesia, Keroncongantar.com, Klik Direktori, dan Kopral. Selain itu, ada Lapak Cerdas, Lowcost Indonesia, Optima UKM, Plaza Dayeuhluhur, Restoku, Soodu.id, Kururio, Finata dan GardhaCatering.

(prf/fay)