CEO IBM Mengundurkan Diri, Penggantinya Pria India

CEO IBM Mengundurkan Diri, Penggantinya Pria India

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 31 Jan 2020 10:03 WIB
Logo raksasa komputer IBM. International Business Machines Corporation (commonly referred to as IBM) is an American multinational technology and consulting corporation, with corporate headquarters in Armonk, New York. IBM manufactures and markets computer hardware, middleware and software, and offers infrastructure, hosting and consulting services in areas ranging from mainframe computers to nanotechnology.
Logo IBM. Foto: Ari Saputra
Jakarta -

CEO dan presiden International Business Machines (IBM), Ginni Rometty, mengundurkan diri. Ginni sudah berusia 62 tahun dan mungkin merasa sudah saatnya untuk pensiun.

Pengganti sebagai CEO adalah Arvind Khrisna, pria keturunan India yang saat ini adalah Senior Vice President for Cloud. Dia sudah bekerja di IBM sejak tahun 1990.

Sedangkan presiden IBM yang baru adalah Jim Whitehurst, mantan CEO Red Hat, perusahaan yang dibeli IBM senilai USD 34 miliar pada bulan Juli 2018 silam.

Dikutip detikINET dari CNBC, Ginni menjadi presiden dan CEO IBM sejak 1 Januari 2012, menggantikan Sam Palmisano. Dia adalah almamater Northwestern University, Amerika Serikat.

Di bawah kepemimpinannya, IBM memprioritaskan bisnis cloud dan mundur dari beberapa sektor. Bisnis server low end mereka jual pada Lenovo di tahun 2014.

Ginni akan tetap menjadi Executive Chairman sampai akhir tahun. Kemudian ia akan benar-benar mundur setelah bergabung di IBM sejak tahun 1981.

Ginni optimistis IBM tetap berkibar sepeninggal dirinya. "Khrisna adalah teknolog brilian yang memainkan peran signifikan dalam mengembangkan teknologi kami seperti kecerdasan buatan, cloud, komputer kuantum dan blockchain," kata Ginni.

CEO IBM Mengundurkan Diri, Penggantinya Pria India



Simak Video "Spesifikasi Pesawat Osprey yang Dikabarkan Dibeli Indonesia dari AS"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)