Rabu, 15 Mei 2019 18:07 WIB

Go-Jek dan Grab Dapat Lawan Baru di Singapura

Muhamad Imron Rosyadi - detikInet
FastGo, penyedia jasa ride hailing saingan Go-Jek dan Grab. Foto: Facebook/fastgomobi FastGo, penyedia jasa ride hailing saingan Go-Jek dan Grab. Foto: Facebook/fastgomobi
Jakarta - Penyedia jasa ride-hailing asal Vietnam, FastGo, dilaporkan telah melakukan ekspansi ke Singapura. Hal ini diketahui dari aplikasinya yang sudah dapat diunduh melalui App Store dan Play Store di Negeri Singa.

Hal ini tentu memberikan persaingan baru bagi Go-Jek dan Grab di sana. Terlebih, Nguyen Huu Tuat, founder sekaligus chairman FastGo, mengklaim bahwa layanan yang disediakan pihaknya selalu memiliki harga yang lebih murah dari para penyedia ride hailing lainnya.




Lantas, apa benar seperti itu kenyataannya? Menariknya, laporan dari media asal Singapura bernama KrAsia justru menunjukkan hal yang sebaliknya.

Dalam laporannya, ia memesan perjalanan menggunakan mobil dari One Raffles Place ke Jewel Changi Airport yang jaraknya 21,5 kilometer. Ternyata, tarif FastGo justru lebih mahal ketimbang Go-Jek dan Grab.

FastGo memberlakukan tarif sebesar SGD 27 (Rp 284 ribu). Bahkan, potongan harga SGD 2 yang diberikannya tetap tidak bisa membuatnya lebih murah dari Go-Jek dan Grab. Keduanya masing-masing mematok harga SGD 17,80 (Rp 187 ribu) dan SGD 18 (Rp 190 ribu).




Meski demikian, dalam keterangan resminya, FastGo menyebut pihaknya tidak akan menaikkan tarif pada jam sibuk ketika jumlah pesanan meningkat. Hal ini, bisa jadi yang membuat mereka bisa selangkah di depan Go-Jek dan Grab nantinya.

Menarik untuk ditunggu bagaimana kiprah FastGo di Singapura ke depannya. Kehadirannya tentu membuat persaingan di sana semakin ketat, terlebih ada nama-nama lokal juga yang beroperasi di sana, yakni Ryde dan Tada.


(mon/krs)