Fujitsu: Making Indonesia 4.0 Bisa Jadi Pemicu Perusahaan TI

Fujitsu: Making Indonesia 4.0 Bisa Jadi Pemicu Perusahaan TI

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Kamis, 19 Jul 2018 21:52 WIB
Foto: Dok. Fujitsu
Jakarta - Pemerintah telah membuat roadmap Making Indonesia 4.0 guna mengantisipasi era Revolusi Industri 4.0. Langkah tersebut pun mendapat perhatian khusus dari perusahaan teknologi asal Jepang, Fujitsu.

Dalam sesi konferensi pers yang berlangsung di Jakarta, Fujitsu mengatakan bahwa pihaknya mendukung implementasi rencana pemerintah dalam menerapkan Revolusi Industri 4.0 di Indonesia. Bagi Fujitsu Indonesia rencana Making Indonesia 4.0 yang bertujuan untuk memajukan sektor industri di Indonesia, merupakan terobosan yang dapat menciptakan ruang baru bukan hanya bagi para pelaku industri semata.

Di sektor lain, hal ini dinilai akan menciptakan inovasi-inovasi yang menunjang terimplementasinya Indonesia 4.0. Menurut Managing Director Fujitsu Indonesia Odi Susilo Handoko, keputusan pemerintah Indonesia mencanangkan Making Indonesia 4.0 menjadi pemicu bagi perusahaan-perusahaan TI untuk mendukung dari sisi inovasi teknologi.

"Fujitsu melihat implementasi Indonesia 4.0 sejatinya tidak hanya di sektor industri semata, pelayanan publik pun menjadi satu sektor yang harus masuk dalam implementasi tersebut," ujar Odi di Jakarta, Kamis (19/7/2018).

PT Fujitsu Indonesia pun secara khusus membentuk unit yang dinamakan Public Service Business Development (PSBD), yang nantinya akan menjadi unit terdepan bagi customer atau pun pemerintah yang membutuhkan solusi yang aplikatif, untuk menunjang proses bisnis di industri masing-masing.

Sementara itu Solution Architect PT Fujitsu Indonesia Izzu Nasrun, mengatakan bahwa implementasi Indonesia 4.0 yang erat kaitannya dengan penerapan teknologi justru akan mendorong sumber daya manusia untuk lebih maju dan berinovasi.

"Dalam penerapan Indonesia 4.0 tidak akan menyingkirkan manusia, artinya manusia justru menjadi penggerak utama teknologi yang akan diterapkan di seluruh sektor industri," ujarnya.


Tonton juga video: 'Belajar Teknologi-Finansial di Indonesia Fintech Fair 2018'

[Gambas:Video 20detik]

(asj/asj)