Lounge Digital: Pusat Kendali Smart Kampung ala Banyuwangi

Ngopi bareng detikINET

Lounge Digital: Pusat Kendali Smart Kampung ala Banyuwangi

- detikInet
Minggu, 26 Apr 2015 09:02 WIB
Banyuwangi -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi punya Lounge pelayanan publik yang nyaman. Di sini, kita bisa melihat bagaimana Kabupaten di ujung paling timur pulau Jawa tersebut benar-benar memanfaatkan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di segala sektor.

Kebetulan, usai acara Ngopi bareng detikINET dan Telkomsel di Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak rombongan untuk mampir.

"Inilah tata kelola kampung kami, yang kami rintis. Semua bisa dilihat dari sini," kata Anas memamerkan Lounge kebanggaan warga Banyuwangi tersebut.

Memang benar yang dikatakan sang Bupati, Lounge Pelayanan Publik ini menjadi pusat kendali sekaligus display bagaimana konsep Smart Kampung di Banyuwangi berjalan.

Dilengkapi 6 layar TV untuk dan konektivitas WiFi yang kencang, Lounge yang berlokasi di kompleks kantor Pemkab Banyuwangi ini mempermudah akses data.

Di layar-layar ini, pengunjung bisa melihat berbagai program Pemkab, lalu-lintas anggaran Pemkab, hingga tampilan CCTV yang menghubungkan Pemkab dengan berbagai dinas terkait.



"Ini adalah image yang sedang kami bangun. Berbagai percepatan kami upayakan. Image birokrasi yang lambat kami pangkas dengan pemanfaatan TIK, jadi pelayanan kepada publik lebih cepat, termasuk soal transparansi anggaran," papar Anas.

Tak heran, berbagai penghargaan ditujukan bagi Bumi Blambangan ini, salah satu sebagai Kabupaten paling melek IT se-Indonesia melalui Indonesia Digital Society tahun lalu.

Banyuwangi sukses menjadi contoh bagaimana jangkauan layanan digital dimanfaatkan di berbagai bidang, mulai dari promosi pariwisata, pelayanan publik, pendidikan, hingga ekonomi. Ujung-ujungnya, masyarakat semakin dimudahkan menjalankan segala aktivitasnya.

"Salah satunya adalah procot bawa akta. Anak baru lahir, administrasi langsung sekalian diurus online, sehingga pulang sudah ada akta kelahiran," kata Anas.



Lounge ini boleh disambangi siapa saja, mulai dari tamu Pemkab, warga, bahkan tak jarang sekolah-sekolah kerap mengadakan kunjungan ke sini.

Asyiknya, disediakan makanan dan minuman ringan khas Banyuwangi gratis di sini. Pengunjung bisa menikmati sajian secara self service alias bebas mengambil sendiri.

Meski berada di lingkungan pemerintahan, Lounge ini tidak terkesan terlalu formal. Sambil menunggu pejabat yang ingin ditemui, tamu bisa duduk-duduk sambil menikmati cemilan, atau mengakses informasi apapun. Apalagi akses WiFi-nya juga kencang.

Anas memang menginginkan tempat-tempat pemerintahan ramah bagi warganya. Tak ada lagi kesan kaku, sehingga warga merasa ikut memiliki dan tak segan berkunjung.

(rns/ash)