Jumat, 21 Apr 2017 21:45 WIB

Nokia Nantikan Inisiatif Pemerintah Garap Smart City

Yudhianto - detikInet
Foto: Hasan Alhabshy Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Indonesia menjadi satu dari sekian negara yang diincar Nokia untuk menerapkan smart city. Namun produsen Finlandia ini masih menantikan inisiatif pemerintah Indonesia untuk mewujudkannya.

Menurut Nokia, penerapan smart city yang sesungguhnya tak sebatas menggunakan aplikasi. Tapi lebih dari itu, banyak kota maju di dunia yang telah berkomitmen untuk sepenuhnya menjadikan teknologi informasi dan komunikasi, serta infrastruktur Internet of Things (IoT) sebagai pondasinya.

Intisari dari smart city adalah membuat semuanya terhubung. Tapi bukan hanya soal penggunaan aplikasi, melainkan di semua sisi kehidupan. Sebagai contoh, smart city bisa bikin Pemerintah Kota mengetahui tingkat polusi di seluruh wilayahnya lewat sensor-sensor yang bisa diakses kapanpun.

Pemerintah Kota juga bisa mengetahui ketinggian aliran sungai, sehingga bisa mengantisipasi terjadinya banjir. Atau pemerintah juga bisa mengetahui kepadatan lalu-lintas atau terjadinya kecelakaan melalui kamera CCTV yang tersebar di banyak tempat, agar bisa lebih cepat memberikan bantuan yang dibutuhkan.

Sebagai bagian dari smart city, kualitas jaringan yang reliable pun di butuhkan. Oleh karenanya, selain teknologi itu sendiri, aturan pemerintah soal jaringan data untuk smart city juga jadi faktor yang tak kalah penting. Pemerintah diharapkan memiliki aturan yang bisa mendukung implementasi smart city.

Sementara itu di sisi aplikasi, penerapan smart city diharapkan mampu menghindari terciptanya lebih banyak 'silo' antar departemen pemerintah. Silo yang dimaksud adalah perbedaan platform antar masing-masing departemen.

Dengan smart city, penciptaan 'silo' tersebut bisa ditekan karena semua layanan berjalan dalam satu platform. Selain itu pertukaran data antar departemen pemerintah juga bisa dilakukan secara real time.

Nokia Nantikan Inisiatif Pemerintah Garap Smart CityFoto: detikINET/Yudhianto


"Tidak ada yang mengatakan mewujudkan smart city itu mudah. Banyak pilihan yang harus diambil. Teknologi dan bisnis yang berkembang pesat juga memunculkan banyak ketidakpastian. Namun selalu ada cara tepat untuk menuju ke sana, dengan pandangan terbuka, ekspektasi yang realistis, dan kemauan untuk belajar," kata pembuat Smart City Playbook yang baru diumumkan Nokia.

Nokia sendiri sejauh ini masih menantikan inisiatif Pemerintah Indonesia dalam perwujudan smart city. Ke depan juga diharapkan implementasi smart city bisa melibatkan masyarakat perihal penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

"Di Indonesia kami menantikan kerjasama dengan pihak Pemerintah dan private sector untuk mewujudkan inisiatif smart city, dan memberdayakan warga melalui teknologi demi hidup yang lebih baik," ujar Danial Mausoof, Head of Marketing dan Corporate Affairs Nokia Asia Pasifik dan Jepang, di kantor Nokia, di Menara Mulia, Jakarta, Jumat (21/4/2017). (yud/rou)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed