Jumat, 17 Feb 2017 08:16 WIB

Tahapan Panjang Telkom 3S Sampai Bisa Beroperasi

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II
Jakarta - Satelit Telkom 3S telah diluncurkan di Guiana Space Center, Guyana Prancis, Amerika Selatan, dengan menggunakan roket peluncur Ariane 5 Flight VA235. Namun, untuk pengoperasian Telkom 3S butuh waktu hingga sembilan hari terhitung sejak peluncurannya.

Telkom 3S Satellite Project Coordinator, Telkom Indonesia, Anggoro K. Widiawan, menuturkan bahwa saat ini Telkom 3S masih bermanuver di luar angkasa secara elips.

"Sekarang masih elips, makanya ada transfer orbit dari elips menjadi lingkaran itu membutuhkan waktu 9-10 hari terhitung dari peluncuran hari ini," ujar Anggora usai nonton bareng (nobar) peluncuran Telkom 3S di Telkomsel Smart Office, Jakarta, Rabu (15/2/2017).

Telkom 3S diluncurkan pada 14 Februari waktu Guyana Prancis, maka bila sesuai perhitungan selama sembilan hari, Telkom 3S baru bisa dioperasikan pada 23 Februari 2017.

Telkom 3S tidak akan langsung ke orbit yang dituju, yaitu 118 Bujur Timur (BT). Tetapi, Telkom 3S akan menuju di slot orbit 135,5 BT, karena slot orbit 118 BT masih ada Telkom 2 yang beroperasi.

"Di orbit ini (135,5 BT) dilakukan pengetesan frekuensi untuk C-Band dan Extended C-Band sampai 7 Maret 2017," imbuhnya.

Setelah itu, Telkom 3S akan melalui proses drift atau dipindahkan selama 18 hari dari 135,5 BT ke 118 BT. Diperkirakan selesai pada 26 Maret 2017.

"Setelah itu kita akan melakukan tes terakhir di 118 BT," ucap Anggoro.

Untuk testing komersialnya baru bisa dimulai pada pertengahan April mendatang. Untuk meluncurkan satelit Telkom 3S ini, Telkom mengeluarkan investasi sebesar USD 215 juta atau setara dengan Rp 2,9 triliun untuk keseluruhan biaya pembuatan satelit, roket peluncur, dan juga asuransinya. (asj/asj)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed