Rabu, 23 Nov 2016 17:05 WIB

Laporan dari Singapura

Menteri Rini: Network Sharing Boleh-boleh Saja, Tapi...

Muhammad Idris - detikInet
Foto: Dikhy Sasra Foto: Dikhy Sasra
Singapura - Revisi Peraturan Pemerintah No. 52/2000 dan No. 53/2000 tentang network sharing yang digaungkan Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, menuai polemik.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, berujar pihaknya keberatan jika operator yang sudah membangun infrastruktur jaringan harus berbagi jaringan, tanpa kompensasi terkait besarnya investasi dan resiko di masa lalu.

"Makanya memang wajib berbagi, tapi tolong ditambah bahwa harus ada hitungannya. Wajib (network sharing) boleh-boleh saja, tapi hak kita harus diapresiasi risiko yang telah kita ambil," kata Rini ditemui Suntec Exhibition, Singapura, Rabu (23/11/2016).

Secara langsung, Rini menyebut Telkomsel yang merupakan anak usaha dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), harus mendapat kompensasi dari hitungan risiko dan investasi besar yang dilakukan pada masa lalu, jika diberlakukan network sharing antar operator seluler.

"Sekarang permintaannya kita sudah membangun semua ada yang mau minta sharing, kalau mau sharing tentu kita mempertanyakan waktu kita pertama kali mau bikin risiko kita tinggi loh, kok mereka nggak mau bikin, dan resiko kita waktu itu tinggi karena namanya trafik masih rendah sekali," ujar Rini.

"Nah sekarang sudah ramai (pelanggan), nggak ada risiko, kok mereka minta sharing, kalau kita bilang oke silakan kalau mau sharing bagaimana ya, risiko yang dulu kita ambil dikalkulasi seperti apa," imbuhnya. (fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed