BERITA TERBARU
Senin, 20 Mar 2017 15:55 WIB

'Dijegal' Internux, Lelang Frekuensi Jalan Terus

Agus Tri Haryanto - detikInet
Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, mengungkapkan bahwa kasus Internux (Bolt) takkan mempengaruhi proses lelang frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Terlebih, kata Rudiantara, bahwa gugatan Internux kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) itu baru tingkat pertama. "Pertama, saya belum dapat salinan putusannya dan ini baru tingkat pertama," ujar Rudiantara ditemui detikINET di Jakarta.

Dikarenakan kondisinya baru tahap awal, Kominfo bisa mengajukan banding terhadap putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan Jakarta Pusat itu. Keputusan melakukan banding ini, setelah Kominfo membaca putusan gugata Internux tersebut.

"Baca dulu isinya, apa itu. Kan masih bisa banding dan setelah banding nanti ada tingkatan selanjutnya, yaitu kasasi, terus ada lagi Peninjauan Kembali (PK). Lelang frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz ini tidak terpengaruhi kasus internux," sebut Rudiantara.

Bukti tidak ada goyahnya Kominfo dihantam gugatan Internux ini, Rudiantara segera menandatangani Rancangan Peraturan Menteri (RPM) terkait seleksi pengguna pita frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz sedang diuji publik. RPM tersebut nanti disahkan menjadi Peraturan Menteri (Permen).

"Tandatangan lelang dilakukan setelah konsultasi publik, mungkin awal April sudah bisa, sehingga Juni sudah tahu pemenangnya," ungkap menteri yang akrab disapa Chief RA ini lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, hasil putusan akhir dari PN Jakarta Pusat, mengabulkan gugatan Internux kepada Kominfo, karena dinilai tergugat telah melanggar UU No.36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi yang lalai melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pemenang seleksi 2,3 GHz.

Lalai yang dimaksud adalah Kominfo mengizinkan adanya kegiatan monopoli yang beroperasi secara nasional oleh pengguna pita frekuensi 1,9 GHz yang direlokasi ke pita frekuensi 2,3 GHz tanpa melalui proses seleksi dan lelang.

Dari putusan itu tertulis bahwa Kominfo agar memberikan izin penggunaan frekuensi selebar 30 MHz di pita frekuensi 2,3 GHz dengan cakupan skala nasional kepada Internux. (rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Unik, Ada Go-Jek Bentor di Gorontalo

    Minggu, 27 Mei 2018 20:10 WIB
    Go-Jek kini telah resmi hadir di Gorontalo. Kehadiran layanan ini melalui kemitraan dengan para pengemudi becak motor atau yang sering disebut dengan bentor.
  • Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Ada Jutaan Anak Muda yang Diblokir WhatsApp

    Minggu, 27 Mei 2018 19:03 WIB
    Jutaan pengguna WhatsApp tak bisa menggunakan layanan chat milik Facebook tersebut. Kebijakan pemblokiran ini diberlakukan bagi pengguna di bawah 16 tahun.
  • Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Leica Tutup Riwayat Kamera Ikonik M7

    Minggu, 27 Mei 2018 17:07 WIB
    Seri M bisa dibilang adalah lini kamera jagoan buatan Leica. Umurnya pun terbilang panjang, seperti seri M7, yang pertama dirilis pada 2002 silam.
  • Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Palapa Ring Paket Tengah Hampir Rampung

    Minggu, 27 Mei 2018 16:16 WIB
    Menteri Kominfo Rudiantara menargetkan penggelaran kabel serat optik untuk Palapa Ring paket tengah akan selesai pada Agustus dan bisa beroperasi September.
  • Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Bitcoin Masih Jadi Favorit Para Kriminal

    Minggu, 27 Mei 2018 15:10 WIB
    Bagi yang berinvestasi Bitcoin harus waspada. Mata uang digital paling populer ini ternyata masih jadi primadona para pelaku kejahatan siber di seluruh dunia.
  • Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Bapak Android Belum Mau Menyerah

    Minggu, 27 Mei 2018 14:06 WIB
    Essential kini ada di ujung tanduk. Sebab, pengembangan ponsel baru di bawah naungan bapak Android terancam dibatalkan, bahkan sampai perusahaannya mau dijual.
  • Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Akses 4G XL Tembus 376 Kota/Kabupaten

    Minggu, 27 Mei 2018 13:02 WIB
    Selain memperluas akses jaringan 4G, operator seluler XL Axiata yang identik dengan warna biru itu juga melakukan perluasan jaringan 4,5G di 100 kota/kabupaten.