Selasa, 07 Feb 2017 11:20 WIB

Kronologi Terungkapnya Sisi Gelap Beckham Oleh Hacker

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: Biotherm Foto: Biotherm
Jakarta - Sisi gelap David Beckham terungkap dalam berbagai email pribadinya yang diretas hacker. Yang menjadi perhatian adalah, Beckham diduga tidak tulus dalam melakukan beragam aktivitas kemanusiaannya, terutama melalui Unicef.

Hacker yang belum diketahui identitasnya itu sedang diburu oleh pihak Beckham, yang kabarnya sudah menyewa biro sekuriti ternama. Berikut ini kronologi kejadiannya secara singkat, yang dikutip detikINET dari Telegraph:

- Penjahat cyber yang diyakini menggunakan server berbasis di Rusia mengakses pesan dan dokumen dari sistem komputer milik sebuah agensi public relation, yang menangani publisitas David Beckham.

- Tim Beckham menolak memenuhi permintaan dari hacker tersebut yang mensyaratkan uang tebusan 1 juta poundsterling dengan janji email tersebut tidak akan dibocorkan. Mereka sudah lapor polisi, tapi email itu tetap dapat dipublikasikan.

- Bocoran email yang mengungkap komunikasi Beckham dengan sosok yang menangani publikasinya, Oliveira, mengindikasikan Beckham ingin memanfaatkan pekerjaan kemanusiannya demi mendapatkan sebutan Sir, gelar prestisius dari Kerajaan Inggris.

- Dalam salah satu pesannya di email, Beckham merasa kecewa berat karena gagal mendapatkan gelar Sir pada tahun 2013. Ia mengeluarkan sumpah serapah pada panitia yang melakukan pemilihan.

- Ia juga mengejek penyanyi Katherine Jenkins yang diberi gelar OBE oleh Kerajaan Inggris. "Jenkins mendapat OBE buat apa? Dia kan cuma menyanyi di acara rugby. Sungguh menggelikan," tulisnya.

- Tim Beckham kemudian menyatakan email tersebut sudah berubah dari aslinya dan dibawa keluar konteks.

- Hacker yang memeras memakai nama samaran Artem Lovuzov. Para hacker itu diketahui menyasar para pebisnis yang terkait dengan dunia sepakbola. Sampai sekarang mereka belum tertangkap.

- Unicef sendiri membela Beckham. "Beckham menghabiskan banyak waktu, energi dan mendukung untuk meningkatkan kesadaran serta dana untuk pekerjaan Unicef untuk anak-anak," kata salah satu lembaga PBB ini.

Tonton video 20detik di sini:

(fyk/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed