Senin, 06 Feb 2017 09:12 WIB

Bocoran Email Nodai Reputasi David Beckham

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: Mike Coppola/Getty Images Foto: Mike Coppola/Getty Images
Jakarta - Email pribadi mantan megabintang sepakbola, David Beckham, diduga bocor ke publik setelah dibobol oleh grup hacker. Email tersebut, jika benar ditulis Beckham, dapat mencoreng reputasinya yang dikenal sebagai dermawan.

Dikutip detikINET dari IB Times, Senin (6/2/2017), sebanyak 18,9 juta dokumen telah dibocorkan di website bernama Football Leaks, semacam Wikileaks untuk dunia olahraga. Di antaranya adalah email pribadi Beckham yang mengindikasikan bahwa dia terjun ke dunia kemanusiaan dengan pamrih ingin mendapat gelar Ksatria dari Kerajaan Inggris.

Email itu mengindikasikan Beckham sangat ngebet ingin mendapat gelar Sir David dan untuk itu, memanfaatkan aktivitas kemanusiaannya untuk mendapatkannya. Ketika usahanya menemui kegagalan, Beckham pun marah-marah.

Dari email itu, Beckham sebagai duta Unicef dikatakan pernah meminta tiket kelas bisnis seharga puluhan juta rupiah untuk menghadiri sebuah event di Asia. Padahal sponsornya sudah menyediakan jet pribadi sehingga tiket itu terbuang percuma.

Kemudian saat diminta memberikan uang senilai USD 1 juta pada acara Unicef di Shanghai, ia juga tidak rela. "Aku tidak ingin menyerahkan uang pribadiku untuk ini. Uang itu milikku," sebut Beckham dalam email yang disertai sumpah serapahnya.

Beckham yang menerima gelar OBE dari kerajaan Inggris di 2003 kemudian mencak-mencak lagi karena gagal mendapatkan gelar Sir pada tahun 2013. Ia menyatakan panitia yang memberikan gelar tersebut memalukan.



Gara-gara bocornya email tersebut, Beckham pun dinilai tidak sungguh-sungguh melakukan aktivitas kemanusiaan. "Aksi kemanusiaan itu hanyalah pijakan untuk kepentingan pribadinya dan untuk meningkatkan citranya ke pengiklan," sebut sebuah sumber.

Bocornya email tersebut sangat ramai diberitakan media-media di Inggris. Juru bicara Beckham kemudian memberi bantahan bahwa email itu sudah usang dan dimodifikasi.

"Berita itu berdasarkan material yang sudah usang dan dibawa keluar konteks dari email pribadi yang dihack dan diubah dari server pihak ketiga dan memberikan penggambaran yang tidak sesuai," kata juru bicara Beckham. (fyk/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed