Kamis, 14 Jun 2018 15:18 WIB

Menambang Asteroid Bikin Orang Tajir Mendadak

Agus Tri Haryanto - detikInet
Ilustrasi menambang asteroid. Foto: Deep Space Industries Ilustrasi menambang asteroid. Foto: Deep Space Industries
Jakarta - Beberapa waktu lalu, cryptocurrency menjadi buruan orang-orang karena memiliki nilai harga yang melambung tinggi. Namun nilai mata uang digital itu masih kalah jauh bernilai jika ada orang yang menambang asteroid.

Dikutip dari Advocator, Kamis (14/6/2018) Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) menyebutkan asteroid ini memiliki nilai yang sangat besar hingga USD 700 quintillion sehingga bisa membuat orang tajir mendadak.

Sebagai informasi, quintillion ini posisinya dua tingkat di atas triliun. Sementara itu, yang ada di tengah-tengah antara quintillion dan triliun adalah quadrillion.



Untuk memudahkan gambaran seberapa besar quantillion, Advocator mengibaratkan Anda bisa membagikan uang itu ke setiap orang di Bumi hingga 75 miliar poundsterling.

Sejauh ini ada beberapa perusahaan yang sudah ancang-ancang untuk menambang benda antariksa tersebut. Sebut saja Deep Space Industries, Asteroid Mining Corporation sebuah perusahaan dari Inggris, Planetary Resources asal Amerika Serikat yang didukung oleh sutradara film kenamaan James Cameron, dan tak terkecuali NASA pun turut berhasrat menambang asteroid.

Asteroid disebut kaya akan sumber mineral seperti bijih, logam, nikel, sampai mineral yang langka ditemukan di Bumi. Sementara itu, jumlah asteroid ini di luar angkasa begitu melimpah. Meski demikian, jaraknya dari Bumi terpantau jauh.

NASA mengatakan ada sekitar 12 ribu asteroid yang tersebar di luar angkasa dan angka itu merupakan yang belum terdeteksi.



Saat ini, NASA mulai mempersiapkan misi menambang 16 Psyche yang diprediksi kaya akan mengandung logam bernilai 8.000 quadrillion poundsterling. Misi tersebut ditargetkan dapat dimulai pada 2022 nanti.

Christian Schroeder dari University of Stirling menjelaskan bahwa penambangan asteroid adalah cara mudah untuk mendapatkan logam yang habis di Bumi.

"Asteroid yang melintasi orbit Bumi dapat menjadi buruan yang tepat untuk operasi penambangan," ucapnya. (agt/rns)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed