BERITA TERBARU
Senin, 17 Okt 2016 10:10 WIB

Review Produk

Axioo WinDroid 10G+, Laptop 2 In 1 yang Hidup di Dua Alam

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati Foto: detikINET - Anggoro Suryo Jati
Jakarta - Beberapa tahun terakhir banyak pabrikan yang meluncurkan laptop 2 in 1 alias konvertibel dengan berbagai perbedaannya masing-masing. Begitu juga Axioo yang mempunyai WinDroid 10G+, yaitu perangkat konvertibel yang hidup di dua alam.

Hidup di dua alam ini karena laptop ini menggunakan dua sistem operasi, yaitu Windows 10 dan Android 5.1.1 Lollipop. Hal ini bisa terjadi karena Axioo menggunakan prosesor Intel Baytrail yang bisa dijalankan di dua sistem operasi tersebut. Bagaimana dengan performanya?

Desain

WinDroid 10G+ pada dasarnya adalah sebuah tablet 10,1 inch yang dilengkapi dengan keyboard dock. Bodinya terbuat dari bahan plastik yang mayoritas berwarna abu-abu, dengan aksen mirip bahan kevlar pada bagian sampingnya, yang menurut detikINET bukanlah kombinasi warna yang bagus.
Axioo WinDroid 10G+, Laptop 2 In 1 yang Hidup di Dua AlamFoto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Semua port terletak pada sisi tablet, seperti microUSB untuk pengisian baterai, USB, mini HDMI, audio, slot kartu SIM dan microSD. Dua slot yang terakhir disebut baru bisa diakses setelah melepas cover plastik yang menutupinya. Sementara pada bagian atas ada tombol power dan volume.

Pada bagian casing belakang tablet pun tersimpan kamera 2 megapixel sebagai kamera utama, sementara kamera depannya punya resolusi 0,3 megapixel. Dan Logo Axioo berwarna putih pada bagian samping casing.
Axioo WinDroid 10G+, Laptop 2 In 1 yang Hidup di Dua AlamFoto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Meski seharusnya lebih sering difungsikan dalam format landscape, beberapa bagian tampilan menu malah tampil dalam format portrait, contohnya menu pemilihan OS saat pertama menyalakan perangkat ini.

Untuk terhubung dengan keyboard dock, cukup menyambungkan bagian bawah tablet dengan engsel berbahan metal yang ada pada dock. Penggunaan bahan metal ini membuatnya tak terasa ringkih. Sementara untuk melepasnya cukup menekan tombol pada bagian tengah engsel.
Axioo WinDroid 10G+, Laptop 2 In 1 yang Hidup di Dua AlamFoto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Selain sebuah port USB, tak ada tambahan fitur lain pada keyboard dock, selain tentunya keyboard fisik. Dalam data teknisnya, Axioo menyebut WinDroid 10G+ berbobot total 600 gram dengan keyboard dock dan 470 gram untuk tabletnya saja. Meski menurut detikINET, laptop konvertibel ini terasa cukup berat, bahkan lebih berat ketimbang laptop lain yang bobotnya 1 Kg.

Keyboard nyaman digunakan

Tombol keyboard pada WinDroid 10G+ memang terbilang kecil, karena layar perangkat ini memang hanya 10,1 inch. Namun untungnya keyboard ini nyaman digunakan, karena key travelnya yang cukup dalam.
Axioo WinDroid 10G+, Laptop 2 In 1 yang Hidup di Dua AlamFoto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Namun ukuran yang kecil ini menjadikan dimensi trackpad yang kelewat kecil. Sehingga menurut detikINET, ketimbang memakai trackpad lebih baik memanfaatkan layar sentuhnya saja.

Keyboard nyaman digunakan

Keunggulan utama laptop konvertibel ini adalah dua sistem operasi yang dimilikinya, yaitu Windows 10 dan Android 5.1.1 Lollipop. Untuk berpindah antara satu OS ke OS lainnya cukup dengan melakukan restart perangkat.

Saat baru dinyalakan, akan muncul menu pemilihan OS yang bertahan selama 10 detik. Jika selama 10 detik itu pengguna tak memilih OS, maka perangkat akan secara otomatis menyala dengan OS yang sebelumnya dipilih. Proses bootingnya sendiri tak memakan waktu lama, sehingga pengguna tak bosan menunggu saat berpindah OS.
Axioo WinDroid 10G+, Laptop 2 In 1 yang Hidup di Dua AlamFoto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Performa lumayan

Prosesor Intel Baytrail quad core 1,33GHz Z3735F memang tak bisa dibilang kencang. Namun untuk penggunaan sehari-hari, prosesor ini terbilang sudah cukup. Performanya lebih sering kepentok kapasitas RAM yang hanya 2GB.

Intel sendiri mempunyai software developer kit (SDK) yang membuat prosesor ini bisa berjalan di Android, seperti yang juga bisa dilakukan di prosesor generasi sebelumnya, yaitu Clovertrail.

Dalam data teknis, Axioo menyebut WinDroid 10G+ ini mempunyai storage internal 32 GB, yang sepertinya dialokasikan untuk Windows. Sementara untuk Android, ada storage 3,85 GB, yang tersisa 2,1 GB. Untuk tambahan storage, slot microSD-nya bisa menampung kartu memori dengan kapasitas maksimal 64 GB.

Dengan sisa storage yang cuma 2GB itu, praktis dalam mode Android tablet ini akan sulit dipakai untuk bermain game berat, yang biasa membutuhkan storage lebih dari 1 GB untuk tiap gamenya.

Untung layar 10,1 inch-nya yang punya resolusi 1.280 x 800 pixel cukup nyaman untuk dipakai mengkonsumsi konten video. Jadi setidaknya WinDroid 10G+ masih nyaman dipakai untuk hiburan.
Axioo WinDroid 10G+, Laptop 2 In 1 yang Hidup di Dua AlamFoto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Dari segi konektivitas, Axioo menyelipkan slot kartu SIM yang bisa dipakai untuk mengakses internet, meski terbatas pada koneksi 3G saja, dengan kecepatan maksimal 7,2 Mbps. Baterainya menurut data teknis berkapasitas 6.000 mAh, dan mampu dipakai hingga 4 jam penggunaan, dengan waktu standby 40 jam.

Sayangnya, untuk mengisi baterai ini dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu hampir 4 jam, baik menggunakan charger bawaan, charger dengan chip Qualcomm Quick Charge 3.0, maupun dengan charger lain yang punya rating 5V/2 mA.
Axioo WinDroid 10G+, Laptop 2 In 1 yang Hidup di Dua AlamFoto: detikINET - Anggoro Suryo Jati

Opini detikINET

Dengan harga berkisar Rp 3 juta, Axioo WinDroid 10G+ ini terbilang cukup murah karena mempunyai fitur dual OS. Performanya pun tak jelek-jelek amat, cukup nyaman dipakai browsing dan mengetik dokumen di Windows 10, dan bermacam aplikasi hiburan di Android.

Hal yang cukup mengganggu di laptop konvertibel ini adalah pengisian baterainya yang membutuhkan waktu cukup lama, karena menggunakan charger ponsel biasa, bukan charger dengan adaptor besar seperti laptop pada umumnya. (asj/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed