BERITA TERBARU
Jumat, 09 Sep 2016 09:37 WIB

Hands On

Zenfone 3, Kerja Keras Asus untuk Naik Kelas

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: detikINET/Fino Yurio Kristo Foto: detikINET/Fino Yurio Kristo
Jakarta - Asus termasuk salah satu produsen PC yang berhasil terjun ke industri smartphone melalui Zenfone. Untuk mempertahankan eksistensinya, mereka berusaha naik kelas melalui Zenfone 3.

Ya, naik kelas. Jika Zenfone 2 terbuat dari plastik, maka Zenfone 3 ini di-upgrade tampilannya dengan material kaca dipadu frame metal. Jeroannya pun di atas kertas terbilang lumayan. Bagi yang penasaran, berikut kesan pertama menggunakan Zenfone 3 versi 5,2 inch.

Desain

Dijual Rp 4,1 juta, Zenfone 3 berhasil menampilkan aura premium yang mungkin mengecoh orang yang mengira harganya lebih mahal. Bagian belakangnya dari kaca yang melengkung di kedua sisinya, memudahkan genggaman tangan.

Oh ya, sisi sisi depannya pun ikut-ikutan melengkung, mengingatkan akan desain Galaxy S6 dan flagship Samsung generasi berikutnya. Dimensi Zenfone 3 pun cukup tipis.

Meski punya wujud menarik di kelasnya, ada beberapa catatan. Yaitu cukup licin serta mudah kotor dengan bekas sentuhan jari. Lalu, tombol kapasitifnya ternyata tak bisa menyala sehingga menyulitkan dalam situasi gelap. Satu lagi, kamera belakang yang ditempatkan di atas pemindai sidik jari lumayan menonjol.

Layar & Software

Zenfone 3 versi 5,2 inch ini mengusung resolusi full HD 1920 x 1080 pixel teknologi Super IPS+. Tidak ada komplain berarti, layarnya itu mampu menampilkan obyek secara jernih dan tajam, sesuai ekspektasi pengguna pada layar Full HD.

Sistem operasinya Android 6.0 Marshmallow dengan kustomisasi ZenUI 3.0. Kekurangannya mungkin adalah ada cukup banyak software bawaan atau bloatware yang memakan memori meski mungkin ujung-ujungnya tak terlalu berguna.

Meski tidak sesimpel stock Android, ZenUI 3.0 masih termasuk mudah digunakan dan menarik penampilannya di kesan pertama pemakaian, dengan ikon-ikon ukuran cukup besar. Juga mudah diubah lagi penampilannya sesuai selera, antara lain melalui Theme Store.

Hardware

Zenfone 3 versi adalah ponsel pertama yang dibekali prosesor Snapdragon 625. Ia ditunjang GPU Adreno 506 serta RAM 3 GB. Meski jelas tidak segarang Snapdragon 820, Snapdragon 625 adalah generasi baru chip entry level yang lebih gegas daripada Snapdragon 615 atau 617 yang hadir sebelumnya.

Penggunaan dalam taraf biasa, misalnya browsing, mendengar musik, sampai berpindah pindah aplikasi tergolong lancar. Demikian pula saat main Pokemon Go yang sudah disertakan sebagai game bawaan. Tentu perlu pengujian lebih mendalam untuk benar-benar mengetahui performanya.

Speaker yang ditempatkan di bagian kanan bawah mampu mengeluarkan suara yang mantap. Kemudian adanya port USB Type C adalah kabar baik karena digadang akan menjadi standar baru di jagat smartphone.

Memori internal Zenfone 3 yang sebesar 32 GB lumayan lega untuk menyimpan data dan masih bisa ditambah microSD sampai kapasitas 256 GB. MicroSD itu bisa diletakkan di slot kedua kartu SIM.

Kemudian, hidup mati handset ini ditunjang dengan baterai 2.600 mAh. Sepertinya daya tahannya cukup awet dan bisa bertahan seharian dalam pemakaian normal.

Kamera

Asus coba menggembar-gemborkan kemampuan kamera Zenfone 3 sebagai salah satu nilai jualnya. Kamera utamanya resolusi 16 megapixel dengan sensor Sony IMX298 dan aperture f/2.0 dipadu kamera depan 8 megapixel.

Beragam fitur dijejalkan, sebut saja 4 axis Optical Image Stabilization (OIS), Dual LED flash, sampai laser autofocus. Diuji sekilas, kamera tersebut memang mampu menghasilkan jepretan dengan warna dan detail mirip aslinya. Juga mampu mengunci fokus secara cepat.

Di kondisi malam atau low light pun tidak mengecewakan, malah hasilnya cukup mengejutkan. Overall di kelasnya, kemampuan kamera Zenfone 3 terlihat menjanjikan. Sudah mendukung pula rekaman video 4K. Berikut beberapa hasil jepretan Zenfone 3.



Kesan Pertama

Soal desain, Asus bisa dibilang cukup berhasil naik kelas di Zenfone 3. Dari tampilannya itu saja berpotensi memikat banyak calon konsumen. Terutama fans Asus yang sebelumnya menggenggam Zenfone 2, pasti merasakan perubahan desain yang signifikan. Kameranya juga lebih dapat diandalkan.

Memang prosesornya mungkin bisa lebih garang, taruhlah Snapdragon 820 sekalian atau harganya bisa lebih ditekan. Tapi overall, agaknya tidak ada kekurangan besar di Zenfone 3. Tidak spektakuler memang, tapi di kelasnya, Zenfone 3 layak jadi pilihan.

(fyk/ash)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed