BERITA TERBARU
Rabu, 10 Ags 2016 09:47 WIB

Review Produk

Redmi Note 3: Murah dengan Cita Rasa Mewah

Adi Fida Rahman - detikInet
Foto: detikINET/afr Foto: detikINET/afr
Jakarta - Redmi Note 3 menjadi salah satu jagoan Xiaomi tahun ini. Dalam tiga bulan sejak perilisan pada Januari 2016, ponsel ini telah terjual ratusan ribu unit.

Sayangnya Redmi Note 3 sedikit telat menyambangi Indonesia. Ponsel ini baru mendarat secara resmi pada Juli lalu. Walau demikian, kehadiran Redmi Note 3 masih tetap ditunggu.

Sebab ponsel ini masih membawa tradisi Redmi yang selama ini menjadi kesuksesannya. Tidak lain adalah spesifikasi yang mumpuni namun dipasarkan dengan harga ramah kantong.

Menyinggung soal spesifikasi, Redmi Note 3 hadir dalam dua varian. Pertama, mengusung RAM 2 GB dengan memori internal 16 GB. Sementara satunya tersemat RAM 3 GB dengan ruang penyimpanan internal 32 GB. Sementara prosesornya, kedua ponsel ini diotaki Snapdragon 650.

Adapun varian yang bertandang ke redaksi detikINET adalah model pertama. Cukup penasaran bagaimana kemampuan ponsel yang dihargai Rp 2 jutaan ini. Mengingat pedahulunya, Redmi Note 2, cukup memuaskan.

Serangkaian pengujian pun dijalankan untuk melihat kemampuan yang dimilikinya. Lantas bagaimana hasilnya?

Desain

Xiaomi melakukan sejumlah pembaruan pada jajaran ponsel Redmi. Ini sudah terasa sejak memegang kotak kemasan Redmi Note 3. Perusahaan besutan Lei Jun itu merombak tampilan kotak kemasannya.

Dulu, Redmi Note 2 memiliki kotak berwarna cokelat dengan logo Mi di ujung kanan atas. Kini Redmi Note 3 tersimpan dalam kotak berwarna putih. Di bagian atas terdapat gambar perangkat, sedangkan di sampingnya tertulis Redmi Note 3.

Perubahan selanjutnya akan terasa ketika menggenggam unit Redmi Note 3. Tak ada lagi materal plastik menyelimuti bagian belakang seperti pada Redmi Note 2. Xiaomi telah menggantikannya dengan material metal. Mereka pun mendesain Redmi Note 3 dengan unibodi.

Strategi tersebut berhasil menciptakan kesan baru pada ponsel ini. Redmi Note 3 terlihat lebih mewah dari sebelumnya, terlebih pada varian gold.

Ketika memandangi dari sudut ke sudut, desain yang dihadirkan Xiaomi memang cukup apik dilihat mata. Bagian pinggir dibuat melengkung memberi rasa nyaman ketika menggenggamnya.

Sayangnya permukaan bagian belakang tidak dibuat bertekstur seperti Redmi 3. Alhasil terasa licin meski tangan tidak dalam kondisi basah. Disarankan lebih baik menyelimutinya dengan casing agar terhindar Redmi Note 3 tergelincir dari genggaman.

Posisi tombol maupun port di Redmi Note 3 tidak banyak berubah dari sebelumnya. Hanya kini Xiaomi melengkapi slot SIM Card yang berada di sisi kiri bodi, sensor sidik jari di bagian belakang, serta sensor infra red di atas.

Perusahaan besutan Lei Jun itu masih meletakkan tombol navigasi kapasitif di bagian bawah layar. Tombol ini memiliki backlight sehingga memudahkan penekanan saat berada di kondisi minim cahaya.

Display

Layar Redmi Note 3 cukup besar, ukurannya 5,5 inch. Xiaomi mengusung layar IPS dengan resolusi Full HD. Dengan kerapatan 403 ppi mampu menyuguhkan gambar yang tajam dan jelas.

Hanya saja ketika berada di luar ruang dengan kondisi di bawah terik matahari, tampilan layar kurang maksimal. Walaupun detikINET sudah mengatur kecerahan layar di level teratas, rupanya bukan solusi terbaik.

Terlepas dari itu, Xiaomi menyematkan fitur menarik yang membuat pengguna nyaman mengoperasikan Redmi Note 3 di malam hari. Fitur yang dimaksud adalah Reading Mode.

Ini semacam fitur Night Shift di iPhone, layar akan menguning ketika Reading Mode diaktifkan. Sehingga mata akan tetap merasa nyaman saat memandang layar ponsel.

Untuk mengaktifkan fitur ini dapat dilakukan lewat notification panel ataupun membuka Settings > Display > Reading Mode. Kita dimungkinkan untuk mengatur tingkat pencahayaan sesuai kenyamanan mata. Serta mengaktifkan fitur ini pada aplikasi mana saja.

Patut pula diketahui ponsel ini tidak terlindung dengan kaca Gorilla Glass. Tapi Xiaomi mengatakan pihaknya telah menyelimuti Redmi Note 3 dengan lapisan yang punya kualitas sama.

Vice President Xiaomi Global Hugo Barra dan Product Lead MIUI Jai Mani telah membuktikan ketangguhannya, detikINET sendiri coba menggoreskan kunci di permukaannya. Hasilnya tidak terjadi membakas sama sekali.

Baca juga: Ketika Xiaomi Redmi note 3 Digores & Dilindas.

Software

Redmi Note 3 mengusung MIUI 7 yang berbasis Android 5.1.1. Seperti sebelumnya, secara tampilan cukup sederhana. Bagi pengguna pemula dapat beradaptasi dengan cepat.

Karena tidak memiliki App Drawer, semua aplikasi yang terinstal dapat langsung diakses dari layar utama. Pengguna pun dimungkinkan mempermak tampilannya dengan mengonta-ganti theme. Xiaomi menyediakan berbagai thema yang dapat diunduh secara gratis.


Xiaomi turut menyematkan sejumlah aplikasi besutannya. Paling menarik adalah Mi Remote. Lewat aplikasi ini pengguna dapat mengontrol berbagai perangkat elektronik yang ada di rumah, mulai dari televisi, AC, kipas angin, proyektor, kamera dan lain-lain.

Proses pengaturannya cukup mudah. Caranya kita cukup menekan ikon plus di sudut kiri atas. Kemudian pilih jenis perangkat dan mereknya. Akan ada sejumlah pilihan, kita diminta untuk menjajal hingga menemukan yang betul-betul sesuai dengan perangkat.

Kamera

Redmi Note 3 memiliki sensor kamera berukuran 16 MP di bagian belakang. Xiaomi melengkapinya dengan aperture f/2.0, two-tone LED Flash dan phase detection autofocus.

Hasil jepretan ponsel ini sejatinya tidak terlalu mengecewakan. Saat memotret di luar ruang dengan cahaya terang, hasil foto tampak tajam. Tapi begitu memotret dalam ruang dengan kondisi mini cahaya, hasil jepretan kurang maksimal.

Walau demikian, Xiaomi menghadirkan sejumlah mode pemotretan, mulai dari panorama, tilt-shift hingga fish eye. Alhasil kita dapat berkreasi dengan mudah tanpa harus mengunduh aplikasi pihak ketiga.

Berikut sejumlah hasil foto dari kamera Redmi Note 3


Performa

Telah disinggung di muka, Redmi Note 3 dibekali Snapdragon 650. Ini adalah prosesor hexa core yang terdiri dari 2 x Cortex A72 berkecepatan 1,8 GHz dan 4 x Cortex A53 berkecepatan 1,4 GHz. Xiaomi turut menyematkan RAM sebesar 2 GB.

MIUI 7 berjalan cukup mulus. Saat membuka banyak aplikasi sekaligus, Redmi Note 3 tidak keteteran. Saat bermain game berat, seperti Mortal Combat X, ponsel ini tidak menemui hambatan. Agar makin menyakinkan detikINET coba menguji dengan sejumlah aplikasi benchmark.


Pada pengujian Antutu, Redmi Note 3 mendapat nilai 71.551. Dengan skor tersebut ponsel ini berada di urutan ke-26 di bawah Galaxy A9 Pro yang meraih nilai 72.333.

Pengujian kedua menggunakan Geekbench. Hasilnya pada uji single-core, Redmi Note 3 meraih nilai 1.407. Skor ini mampu melampaui Galaxy S6 yang mendapat nilai 1.264 dan Nexus 6 dengan skor 1.016


Sementara pada uji multi-core, Redmi Note 3 hanya mendapat skor 3.418 . Angka ini kalah jauh dengan Galaxy S6 yang mendapat 3.418. Tapi masih lebih baik ketimbang Nexus 6 yang meraih nilai 3.006.

Agar makin lengkap detikINET mengujinya dengan GFXBench dan 3D Mark untuk mengetahui kinerja grafisnya. Hasilnya pada tes T-Rex di GFXBench mendapat nilai 31 fps (1716 frame). Sedangkan tes Sling Shot pada 3D Mark mendapat nilai 819.



Opini detikINET

Sebagai suksesor dari sebuah perangkat yang laris sebelumnya memang menjadi tanggung jawab yang berat. Tapi ini dapat dilampaui oleh Redmi Note 3, setidaknya dari segi tampilan dan performa.

Xiaomi berhasil menaikkan kelas Redmi Note. Dengan menanggalkan material plastik dan menggantikannya dengan metal, membuat Redmi Note 3 terkesan lebih mewah dan tidah murahan.

Ada sensor sidik jari yang kinerjanya cukup cepat dan dapat digunakan menjadi tombol shutter saat selfie. Ada pula sensor infrared untuk mengontrol sejumlah barang elektronik di rumah.

Semakin unggul dengan performa yang dimiliki. Kolaborasi prosesor Snapdragon 650 dan RAM 2 GB mampu menyuguhkan performa yang handal untuk tugas sehari-hari maupun menikmati hiburan di dalamnya.

Kinerja baterainya pun cukup baik. Dengan kapasitasnya sebesar 4.050 mAh mampu menunjang seharian beraktivitas. Kian unggul, Xiaomi menghadirkan fitur fast charging yang membuat pengisian daya lebih cepat.

Tapi tidak ada gading yang tak retak, begitu pula ponsel ini. Ada sejumlah cela yang masih tersimpan di Redmi Note 3. Mulai dari kualitas layar saat di bawah terik matahari, bodi licin hingga kualitas jepretan saat di kondisi kurang cahaya.

Hal lainnya yang mengganjal adalah soal konektivitas. Redmi Note 3 sejatinya mendukung jaringan 4G. Tapi begitu masuk Indonesia, ponsel ini -- di atas kertas -- disebut cuma mendukung 3G lantaran ada isu Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang ditetapkan pemerintah.

Meski dikunci secara default, pengguna dapat mengakalinya dengan menggunakan kode khusus untuk membuka 'gembok' jaringan 4G, sama seperti ponsel lain yang juga menerapkan strategi serupa. (afr/ash)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed