BERITA TERBARU
Senin, 03 Mar 2014 10:52 WIB

Darren Suciono: Penjual Pulsa yang Jadi 'Juragan' Bisnis Search Engine

- detikInet
foto:myoyeah foto:myoyeah
Jakarta - Cerita perjalanan seseorang dalam membangun sebuah bisnis tak pernah sama, masing-masing orang berbeda. Ada yang dirancang dengan matang dari awal, tapi ada juga yang berawal dari iseng-iseng justru berlanjut dan berumur panjang. Untuk kasus yang terakhir Darren Suciono adalah contohnya.

"Saya ini tersesat di jalan yang benar," katanya seperti dikutip dari myoyeah Senin (3/3/2014)

Pria kelahiran 25 tahun lalu ini sekarang menggeluti bisnis Search Engine Optimization (SEO), satu proses untuk meningkatkan volume dan kualitas lalu lintas kunjungan website melalui mesin pencari.

Ia mengatakan tersesat, karena bisnis yang ia geluti sekarang tak ada hubungannya dengan latar belakang pendidikan yang telah dia selesaikan yaitu Teknik Industri.

Perkenalannya dengan dunia internet secara intens dimulai ketika dia menjalankan bisnis online di bangku kuliah. Saat kuliah Darren berbisnis online mulai dari pulsa, alat kesehatan hingga aksesori mobil.

Dari bisnis inilah kemudian dia belajar SEO dari temannya. Setelah menguasai dasar SEO dan merasa tertarik, Darren kemudian memperdalam ilmu tentang SEO secara otodidak.

Ketika dia lulus dari President University pada 2010 Darren mengajukan diri untuk membantu bisnis penyewaan alat berat dan jual beli aspal yang dikelola pamannya. Dia kemudian membantu membuatkan website usaha penyewaan alat berat dan aspal tersebut. Dia mempraktekkan ilmu SEO yang sudah dia dapatkan. Dan dia cantumkan nomor ponselnya di website tersebut.

Setelah pembuatan website tersebut ternyata ponsel Darren banjir telepon menanyakan penyewaan alat berat maupun jual beli aspal. Hal tersebut mengherankan pamannya. Ternyata pembuatan web bisa berpengaruh begitu besar. Tapi Darren tidak terlalu kaget.

Dia menerangkan kepada pamannya bahwa yang membuat bisnis penyewaan alat beratnya cepat dikenal orang bukan karena pembuatan website. Tapi pemanfaatan SEO agar website tersebut ada di halaman pertama mesin pencari dan orang yang membutuhkan mengunjunginya.

Kesuksesan menggarap website bisnis keluarganya tersebut memunculkan sebuah ide. Dia bertekat mengembangkan kemampuannya untuk menggarap SEO sebagai sebuah bisnis. Dia kemudian menawarkan hal tersebut kepada kenalannya yang memiliki dealer sepada motor di Cengkareng. Dari situ kemudian disepakati untuk menggarap SEO website dealer tersebut.

Dan hasilnya ternyata luar biasa. Dari kunjungan perbulan hanya ratusan orang, setelah SEO dikerjakan oleh Darren traffic-nya meningkat lebih dari 200 ribu perbulan. Klien pertama tersebut merasa puas dan membuka pintu rezeki bagi Darren. Sang klien mereferensikan www.advertise.co.id kepada saudaranya yang juga mempunyai usaha.

Darren pun mendapatkan promosi gratis sekaligus klien baru tanpa perlu susah-susah mencarinya. Kejadian itu tidak terjadi sekali saja. Beberapa kali ia mendapatkan klien baru dari referensi dari klien lama. Lantas apa yang membuat klien dari Darren rela memberikan referensi kepada orang lain? Jawabnya adalah kepuasan.

"Jarang klien menghubungi saya. Saya yang aktif menghubungi mereka. Saya selalu memantau traffic mereka dan selalu menanyakan bagaimana akses web mereka dan bagaimana pengaruhnya terhadap perkembangan bisnisnya," tambah Darren.

Selain aktif memonitor perkembangan web klien, Darren mengaku tak pelit dalam pemanfaatan keyword. Penyedia jasa sejenis biasanya mengenakan charge per keyword, sementara Darren menawarkan sistem paket dengan harga lebih hemat. Bukan sekedar masalah harga, cara yang dipilih Darren ini membuat sistem SEO yang diterapkan lebih maksimal.

Kepuasan pelanggan ini kemudian yang membuat Darren mendapatkan promosi getok tular secara gratis. Hal tersebut tentu saja berimbas terhadap bisnis Darren. Tahun 2013 lalu Darren mengaku omzetnya cukup menyenangkan, lebih dari Rp 300 juta dalam satu tahun.

Sebuah angka yang lumayan menggiurkan tentunya, karena modal Darren hanyalah akses internet. Dia sekarang bahkan sudah mempunyai dua orang yang partner yang membantu, karena dia sudah tak bisa mengerjakan sendiri order yang masuk padanya. Darren berharap tahun ini bisnis terus bertumbuh dan bisa naik paling tidak 60% tahun ini.

(hen/ash)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed