http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Facebook Siapkan 300 UKM Bandung untuk Go International

Tya Eka Yulianti - detikinet
Minggu, 14/02/2016 16:12 WIB
Facebook Siapkan 300 UKM Bandung untuk Go International Foto: dikhy sasra
Bandung - Sebanyak 300 pelaku UKM di Kota Bandung dikumpulkan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Minggu (14/2/2016). Mereka diundang untuk mendapatkan workshop yang akan diberikan oleh Facebook, sebelum nantinya mereka akan disatukan dalam sebuah platform bisnis yang akan disiapkan Facebook.

"Kami memiliki program secara global untuk membantu pelaku UKM supaya bisa memiliki kesempatan mempromosikan produknya secara online melalui Facebook," ujar Clair Deevy, Head of economic growth initiatives, APAC for Facebook dalam jumpa pers di Pendopo.

Nantinya, Facebook akan memberikan serangkaian training untuk mendukung para UKM yang diundang supaya siap untuk berjalan secara online melalui Facebook.

"Akan kita siapkan mereka. Yang jelas akan ada (pelatihan) mulai dari pengantar sampai training yang lebih advance," jelasnya.

Ia berharap, para pelaku UKM ini bisa memaksimalkan Facebook untuk kemajuan bisnisnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil atau yang biasa disapa Emil menyatakan kegembiraannya Facebook telah memilih Bandung untuk program ini.

"Jadi nanti UKM-UKM ini akan di kumpulkan dalam satu sistem. Ini untuk menunjukkan bahwa di Bandung ini kami siap bersaing mengadapi MEA. MEA bukanlah sesuatu yang ditakuti Kota Bandung. Malah Bandung akan melakukan penetrasi ke luar dengan proyek bersama Facebook ini," tutur Emil.

Ia menyebutkan, saat ini ada lebih dari 300 ribu UKM di Kota Bandung, namun yang sekarang diundang baru 0,1 persennya saja atau 300 UKM.

"Kita pilih yang paling berkualitas dulu. Kita lihat, bener enggak mereka niat. Dalam prosesnya nanti kita akan eskalasi berapa banyak yang mau, kita enggak mau membatasi," katanya.

UKM yang diundang untuk mengikuti workshop bersama Facebook ini berasal dari berbagai sektor seperti kerajinan, fashion dan kuliner. (tya/yud)


Baca Juga
Foto Video Terkait



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
0%
Kontra
0%


Must Read close