http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kominfo Meralat, Vimeo Masih Diblokir!

Ardhi Suryadhi - detikinet
Rabu, 14/05/2014 10:36 WIB
http://us.images.detik.com/content/2014/05/14/398/103845_vimeologo.jpg Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Entah ada miskoordinasi atau bagaimana, kabar soal pemblokiran Vimeo yang telah dilepas ternyata diralat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Artinya, pemblokiran situs berbagi video itu masih berlangsung!

"Belum (dibuka), masih dilakukan pemblokiran kok untuk Vimeo," singkat Ismail Cawidu, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo saat dikonfirmasi detikINET, Rabu (14/5/2014).

Lantas kenapa kemarin, Selasa (13/5/2015), Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Kementerian Kominfo Muhammad Budi Setiawan menyebut bahwa Vimeo sudah tak diblokir lagi?

"Maksudnya tidak seperti itu (pemblokiran dibuka-red.)," Ismail berkilah.

Sebelumnya, Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos Informatika Kementerian Kominfo Muhammad Budi Setiawan dengan tegas mengatakan bahwa blokir terhadap Vimeo sudah dibuka.

"Vimeo sekarang sudah dibuka lagi. Sebelumnya sempat diblokir karena banyak aduan masyarakat, banyak sekali yang masuk ke Trust+ Kominfo. Tapi tadi saya dengar sudah dibuka lagi untuk semua ISP," ujarnya saat ditemui di sela peluncuran BlackBerry Z3 di Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (13/5/2014).

Pada kesempatan itu, Budi juga mengaku setuju jika ke depannya proses untuk menentukan situs mana yang dianggap negatif ini dipaparkan lebih terbuka. Bahkan kalau perlu, mengundang masukan dari masyarakat umum.

"Saya setuju di kemudian hari kalau tim Trust+ itu diisi juga oleh masyarakat. Tapi mungkin prosesnya jadi lama juga karena banyak suara yang musti didengar," pungkasnya.

(ash/rns)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
52%
Kontra
48%


Must Read close