http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Logitech Berambisi Jadi Pasangan Gamer

Trisno Heriyanto - detikinet
Sabtu, 07/09/2013 09:33 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/09/07/654/logitechigs460.jpg Gamers yang sedang menjajal Logitech (eno/detikINET)
Jakarta - Salah satu pabrikan aksesoris komputer terbesar di dunia, Logitech, mengaku ingin mendapatkan perhatian khusus dari para gamer. Sejumlah produk pun diperkenalkan agar bisa memikat.

Hal itu bukan tanpa alasan. Logitech menganggap industri game baik di dunia atau pun di Indonesia masih tumbuh subur, jadi pantas rasanya jika mereka ingin lebih fokus di segmen tersebut.

Salah satu stretegi yang ditempuh Logitech adalah dengan bekerjama dengan berbagai penerbit game. Ini adalah strategi global yang juga sudah mulai dilakukan di Indonesia.

"Kehadiran Logitech G sebagai official gaming partner untuk League of Legends, serta gaming peripheral di Indonesia Game Show (IGS) 2013 menjadi salah satu bukti penegasan kami," kata Kurniadih Sutanto, Country Manager Logitech Indonesia.

Keseriusan lain yang coba ditunjukan Logitech adalah dengan membuat nama baru untuk lini produk gaming, yakni logitech G.

"Gamer itu membutuhkan perangkat khusus, oleh sebab itu kami memperkenalkan brand Logitech G yang memang dibuat untuk gamer," lanjut Kurniadih, di sela-sela ajang IGS 2013 di Jakarta Convention Center.

Menurut Kurniadih, segmen gamer juga memberikan kontribusi yang berarti bagi Logitech. Inilah yang membuat mereka ingin terus fokus di area tersebut.

"Hingga Juni 2013, secara global aksesoris gaming berkontribusi sekitar 10% dari total pendapatan kami," tandas pria yang gemar memainkan Plant vs Zombie itu.

Ke depannya, Logitech berambisi untuk bisa meningkatkan pangsa pasar di industri game dengan mengeluarkan produk-produk dengan keunikan tersendiri, dan menjalin kerjasama dengan lebih banyak penerbit game.


(eno/tyo)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close