http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

KTT APEC 2013

Biznet Bangun Fiber Optik 500 Kilometer di Bali

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 21/08/2013 09:17 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2013/08/21/328/adikusma460.jpg Adi Kusma
Jakarta - Biznet Networks merampungkan pembangunan infrastruktur jaringan fiber optik sepanjang 500 kilometer di Bali untuk menunjang layanan internet, data center, dan TV kabel, khususnya untuk menyambut event akbar forum KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) di Nusa Dua, yang berlangsung Oktober 2013 mendatang.

"Untuk persiapan menyambut APEC, secara infrastruktur fiber optic di kawasan Bali khususnya daerah Nusa Dua sudah siap. Jaringan fiber optic kami di Bali sudah ada 500 kilometer,"kata Presiden Direktur Biznet Networks Adi Kusma kepada detikINET, Rabu (21/8/2013).

Diungkapkannya, beberapa hotel dan convention center sudah terkoneksi dengan jaringan Biznet yang mampu menyuguhkan layanan komunikasi data, Internet ultra cepat dan TV kabel berkualitas high definition.

Dikatakannya, untuk menjamin keamanan jaringan Internet, salah satu penyelenggara multimedia fixed line ini mengaku telah mengimplementasikan IPv6.Seperti diketahui, IPv6 adalah protokol Internet generasi terbaru yang menggantikan protokol versi sebelumnya (IPv4).

IPv6 memiliki keamanan yang lebih handal karena dilengkapi dengan optional sekuriti IPSec yang dikembangkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF). Dengan IPSec, seluruh data yang masuk kedalam jaringan Internet Biznet dapat di enkripsi sehingga keamanannya terjamin.

Saat ini Biznet memiliki kapasitas bandwith Jakarta-Bali dalam hitungan Gbps dan jaringan fiber optic di wilayah Bali sehingga optimistis mampu mendukung kebutuhan layanan Internet selama kegiatan APEC mendatang.

"Untuk kapasitas itu sudah ready sejak saat ini. Untuk perumahan bisa sampai 25 Mbps melalui Max3, untuk UKM atau SMB saat ini 50 Mbps, sementara untuk hotel atau bisnis besar ya kapasitas berapa saja bisa. 1 Gbps juga bisa kalau budgetnya ada," papar Adi pagi ini.Next

Halaman 1 2
(rou/rou)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
52%
Kontra
48%


Must Read close