http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Pangsa Pasar 3G di Indonesia Baru 25%

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 31/07/2013 04:31 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/07/31/328/telkompeople460.jpg
Jakarta - Jaringan layanan 3G dinilai masih belum dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia karena pangsa pasarnya secara keseluruhan baru mencapai 25% saja.

Menurut catatan Qualcomm, vendor chipset yang menyuplai mayoritas handset 3G, persentase itu bisa lebih rendah lagi jika melihat sebaran pengguna yang tidak merata.

"Secara market overall 3G sudah 25%. Tapi penetrasinya bisa lebih rendah karena satu orang bisa punya minimal dua handset," kata Ben Siagian, Country Manager Qualcomm Indonesia, di Jakarta.

Masih rendahnya penetrasi 3G dikarenakan masih banyaknya pengguna yang masih belum meninggalkan koneksi 2G. Tercatat, sebanyak 46,2 juta perangkat berbasis 2G dipasarkan di Indonesia, diikuti 6,7 juta perangkat berbasis 3G pada akhir 2012 lalu.

"Namun ini harus dilihat teman-teman di operator dan prinsipal handset sebagai peluang untuk memasarkan 3G karena pasarnya masih terbuka lebar. Kami di Qualcomm juga terus mendukung lewat edukasi. Dari 2G ke 3G, jadi tak harus langsung loncat ke 4G," pungkas Ben.

(rou/rou)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
32%
Kontra
68%


Must Read close