http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Cara Menghapus Search Engine 'KW' di Komputer

Trisno Heriyanto - detikinet
Rabu, 10/07/2013 11:53 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2013/07/10/323/persononcomputer4.jpg
Jakarta - Tak sedikit netter Indonesia yang tertipu dengan search engine gadungan, salah satunya adalah Delta Search. Berikut cara menghilangkan adware tersebut.

Tanpa sadar, banyak pengguna di Indonesia yang ditipu dengan aplikasi gratisan. Karena tak semua aplikasi tersebut benar-benar gratis seperti yang dijanjikan pembuatnya.

Di dalam aplikasi itu biasanya sudah diselipkan Foistware, yakni aplikasi tambahan yang ikut dimasukan pada saat instalasi software meski tidak ada kaitannya dengan aplikasi yang diinginkan pengguna. Piranti ini bisa berbentuk aplikasi tunggal atau berupa toolbar yang menempel pada browser.

"Jadi selama ini anggapan bahwa aplikasi gratis (freeware) itu benar-benar gratis, alias tidak ada biaya ekonomis yang harus dikeluarkan, kemungkinan perlu direvisi ulang," kata Alfons Tanujaya, praktisi antivirus Vaksincom dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (10/7/2013).

Jika sudah begini, biasanya default search engine pengguna akan otomatis berubah. Tidak menggunakan Google, Bing atau Yahoo, melainkan seperti Delta Search, Conduit, atau Tuvaro. Hasil pencarian web pun akan dimanipulasi sesuai dengan yang diinginkan pembuat mesin pencari 'kw' tersebut.

Nah, jika Anda salah satu korbannya, berikut cara menghapus search engine gadungan dari browser Anda.


  • Klik [Start]
  • [Control Panel]
  • Pilih [Programs and Features] Windows 7 atau [Add or Remove Programs] Windows XP.
  • Pilih Delta Toolbar dan double klik untuk menghapus atau meremove Delta Toolbar
  • Pilih juga Delta Chrome Toolbar dan double klik untuk menghapus atau meremove Delta Toolbar.
  • Restart Komputer
Next

Halaman 1 2
(eno/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
22%
Kontra
78%


Must Read close