http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Kasus iPad Tak Berbahasa Indonesia Dibawa ke MA, Ini Kata Jaksa

Salmah Muslimah - detikinet
Senin, 24/06/2013 13:57 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/06/24/399/ipadmini2.jpg
Jakarta - Meski sudah bebas di tingkat pertama, nasib Randy Lester Samu Samu dan Dian Yudha Negara kembali di ujung tanduk. Sebab jaksa membawa kasus ini ke Mahkamah Agung (MA) dan meminta keduanya dipidana karena menjual iPad tak berbahasa Indonesia.

"Jaksanya punya alasan sendiri," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Untung Setia Arimuladi, saat berbincang dengan detikINET, Senin (24/6/2013).

Namun Untung tidak memiliki data kasasi sebab hal tersebut ada di jaksa terkait yaitu Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Kejari Jakpus). Semua alasan detail kasasi kasus itu dipegang oleh jaksa penuntut umum (JPU) terkait.

"Itu yang tahu (detailnya) jaksanya kenapa ngajuin kasasi," ujar Untung.

Randy dan Dian sempat ditahan selama 48 hari karena menjual iPad tidak berbuku manual bahasa Indonesia dan tidak bersertifikat. JPU menuntut Dian dan Randy selama 5 bulan penjara karena keduanya dianggap terbukti bersalah melanggar Pasal 62 Ayat 1 juncto Pasal 8 Ayat 1 Huruf j UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen karena menjual iPad tanpa manual book berbahasa Indonesia. Selain itu, JPU meminta barang bukti 8 iPad untuk dimusnahkan.

Pada 25 Oktober 2011, PN Jakpus membebaskan keduanya. Tak puas atas vonis ini, JPU mengajukan kasasi.

(asp/eno)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
23%
Kontra
77%


Must Read close