http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Laporan dari Orlando

Lepas BBM ke Android & iOS, BlackBerry Tak Takut Mati

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 16/05/2013 07:00 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2013/05/16/317/bbmios.jpg
Orlando - Tak bisa dipungkiri, BlackBerry Messenger (B) dengan segala fiturnya telah menjadi menjadi alasan utama para penggunanya berlangganan BlackBerry. Sedikitnya tercatat, ada 60 juta pelanggan yang mengirimkan 10 miliar pesan setiap harinya.

Lalu, apa yang menjadi alasan utama bagi produsen asal Kanada ini sampai rela melepas eksklusivitas ke platform lain seperti iOS dan Android?

"Mengapa kami melakukannya sekarang? Memang sudah waktunya. Ini menunjukkan bahwa kami tidak takut bersaing dengan platform lain," kata CEO BlackBerry Thorsten Heins dalam keynote BlackBerry Live 2013 di Orlando, AS.

Dalam paparannya, Thorsten juga menyindir balik artikel media yang sempat menyudutkan BlackBerry tak akan bisa bertahan dalam persaingan sengit handset premium. Hal itu terbukti dengan terus anjloknya saham BlackBerry di pasar.

"Dengan BlackBerry 10, kami membuktikan bahwa artikel yang menuliskan obituari (berita kematian) BlackBerry salah besar. Kami tidak mati, malah kami bangkit dengan keuntungan berlipat ganda," sengitnya.

Thorsten juga optimistis, ini waktu yang tepat untuk mendukung BBM menjadi solusi messaging yang berdiri sendiri selain platform BlackBerry 10.

Dilihat dari sudut pandang yang berbeda, BBM memang masih kalah jauh dengan WhatsApp dengan 200 juta pengguna aktif. Tapi ingat, WhatsApp adalah layanan lintas platform.Next

Halaman 1 2
(rou/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
47%
Kontra
53%


Must Read close