http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kolom Telematika

Aria Wiguna: Sebuah Blessing in Disguise

Penulis: Arli Aditya Parikesit - detikinet
Senin, 06/05/2013 10:30 WIB
Halaman 1 dari 3
http://us.images.detik.com/content/2013/05/06/398/adidaelm.jpg Ilustrasi (Ist.)
Jakarta - Beberapa bulan terakhir ini, infotainment Tanah Air dihebohkan dengan berita Eyang Subur versus Adi Bing Slamet. Mendadak muncul sebuah nama yang sebelumnya tidak pernah diketahui. Satu lagi, from nobody to somebody, yaitu Aria Wiguna.

Nama ini menghiasi video YouTube, Twitter, dan juga media online di seluruh NKRI. Mengapa demikian? Apakah yang terjadi?

Ledakan Emosi adalah Blessing in Disguise

Indonesia adalah bangsa yang selalu dihiasi oleh berbagai macam drama, yang sudah merasuki berbagai bidang kehidupan kita. Ben Anderson, seorang Indonesianis, disinyalir mengambil teori imagined community, langsung dari pertunjukan Wayang yang sangat populer di Indonesia.

Drama adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan bangsa kita, dan hal ini bisa kita lihat dari pertunjukan lenong, wayang orang, lawak, dan berbagai show teatrikal yang dapat kita saksikan di layar kaca atau media lain.

Hal ini menyebabkan, seorang Aria Wiguna langsung mendapatkan panggung, sewaktu momen yang tepat datang. Sebuah tontonan drama yang sangat unik, telah ditunjukkan bung Wiguna, langsung di layar kaca.

Saya pikir, momen yang menyebabkan Aria Wiguna menjadi Superstar, sudah menjadi semacam legenda. Sebuah tayangan infotainment, yang menunjukkan bung Wiguna berteriak 'Demi TuhanWaktumu Sudah habis', adalah suatu momen yang akhirnya mengangkat dia kepada Pantheon para selebritis nasional. Next

Halaman 1 2 3
(ash/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
52%
Kontra
48%


Must Read close