http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kontroversi Google Glass, Intip Lawan Jenis Sampai Pornografi

Fino Yurio Kristo - detikinet
Selasa, 30/04/2013 13:07 WIB
Index Artikel Ini   Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 4 dari 6 Next »

3. Melihat Pornografi

http://us.images.detik.com/content/2013/04/30/398/114353_1dlm.jpg

Industri pornografi dilaporkan sudah mengincar Google Glass sebagai media baru untuk memutar film porno. Pengguna pun bisa melihat secara mudah dan privat sehingga bisa bikin kecanduan.

"Kacamata ini akan menjadi pemicu gaya produksi baru. Melihat dari televisi sudah biasa, namun dengan kacamata ini Anda seolah bisa berada dalam adegan," kata Alana Evans, seorang aktris mesum.

"Kacamata ini bisa bebas digunakan tanpa bantuan tangan dan punya kapabilitas menampilkan resolusi tinggi," tambahnya.

Pendapat senada disampaikan oleh Peter Ancworth dari sebuah perusahaan film porno. Dia menilai Google Glass membuka peluang baru dalam produksi pornografi.

"Google Glass membuka kesempatan baru untuk memproduksi film (porno) berbasis realitas," kata Anchwort. Di mana perangkat ini kemungkinan bisa digunakan untuk merekam adegan-adegan dalam film mesum.

Next page :







Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close