http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

 
 

BlackBerry Q10 Molor, Telkomsel Tak Beri Diskon

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Rabu, 24/04/2013 09:50 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/04/24/317/103334_q10460.jpg BlackBerry Q10 (ash/inet)
Jakarta - BlackBerry Q10 nampaknya belum akan hadir di Indonesia dalam waktu dekat. Demikan diungkapkan oleh salah satu operator yang akan ikut memasarkan BlackBerry 10 pertama dengan keyboard fisik ini.

Dari penuturan yang didapat detikINET dari Arief Pradetya, Head of Device Bundling and Customization Strategy Division Telkomsel, BlackBerry Q10 kemungkinan paling cepat dirilis secara bundling oleh operator itu pada minggu kedua atau ketiga Juni mendatang.

"Sama seperti Z10, untuk Q10 kita juga menunggu sekitar dua bulan sejak dirilis resmi oleh pihak BlackBerry pusat. Di Indonesia mungkin Juni nanti di minggu kedua atau ketiga," katanya.

Sebelumnya, Q10 yang kabarnya dibanderol Rp 7,8 juta ini diprediksi akan masuk ke Indonesia pada Mei nanti setelah diperkenalkan April ini di Inggris. Namun peluncurannya diperkirakan molor. Belum ada alasan jelas yang menjadi penyebab kemunduran peluncurannya.

Arief sendiri mengatakan, dalam peluncuran bundling Q10 nanti, pihaknya tidak lagi memberikan paket dengan potongan harga khusus layaknya Z10 yang dibanderol Rp 500 ribu lebih murah.

"Kali ini sama saja dengan operator lain. Tidak ada lagi program harga spesial seperti Z10 kemarin," pungkasnya.

Baca juga:
-. Review Z10, Ponsel Pertaruhan Nasib BlackBerry.
-. 5 Kesimpulan Setelah Menggunakan BlackBerry Z10.

-. Ini Dia Review Awal BlackBerry Z10.
(rou/fyk)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Rudiantara Cocok Jadi Menkominfo?

Dengan latar belakanganya sebagai seorang profesional di industri telekomunikasi, Rudiantara dianggap pas menempati kursi menkominfo. Lantas, bagaimana dengan Anda, apa berpendapat sama?
Pro
73%
Kontra
27%


Must Read close