http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kabel FO Putus, Layanan Data Indosat di Kaltim Tumbang

Robert - detikinet
Selasa, 23/04/2013 08:26 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2013/04/23/328/smshasan1460.jpg Ilustrasi (hasan/detikfoto)
Tana Tidung, Kalimantan Timur - Pengguna layanan data Indosat di wilayah utara Kalimantan Timur dibikin gigit jari. Sejak Senin (22/4/2013) kemarin hingga hari ini, layanan data operator yang identik dengan warna kuning itu terganggu lantaran ada kabel fiber optik (FO) yang putus.

Pengamatan detikINET di Tideng Pale, Kabupaten Tana Tidung, utara Kalimantan Timur sejak Senin (22/4/2013) kemarin sekitar pukul 09.00 WITA hingga hari ini, di perangkat BlackBerry, indikator koneksi data di pojok kanan bagian layar tertulis status 'GSM'. Meski menerima sinyal sangat baik, praktis layanan BlackBerry tidak dapat digunakan.

Pun demikian saat menggunakan perangkat modem, juga tertulis GSM pada pojok kanan atas layar notebook, sehingga aktivitas berselancar di dunia maya pun terhenti. Kondisi serupa juga dialami pengguna selular Indosat di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, yang juga berada di utara Kalimantan Timur.

"Iya, sampai hari ini BlackBerry saya status GSM sejak Senin (22/4/2013) kemarin. Saya sudah lakukan hard restart (cabut baterai), pilih jaringan manual, tapi tetap GSM. Artinya, ini jaringan Indosat yang sedang bermasalah," kata salah seorang warga Bulungan, Hidayat, saat dihubungi detikINET, Selasa (23/4/2013).

Gangguan panggilan suara (voice call) juga sempat terjadi malam tadi. Beberapa panggilan keluar ke sesama pengguna Indosat, juga gagal tersambung ke nomor yang dituju.

Meski begitu, untuk menerima panggilan suara, tidak menemui masalah. Sedangkan untuk layanan Short Message Service (SMS) atau pesan singkat, juga tidak menemui kendala.

"Indosat saya di BlackBerry masih GSM. Terkadang susah menelpon keluar, tapi menerima telepon tidak masalah. Kirim-kirim SMS, juga tidak masalah," ujar Syarif, warga Tideng Pale.Next

Halaman 1 2
(ash/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
48%
Kontra
52%


Must Read close