http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

 
 

2013, Berca Ekspansi WiMax di 18 Kota

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 11/04/2013 07:40 WIB
2013, Berca Ekspansi WiMax di 18 Kota Ilustrasi (rou/detikINET)
Pontianak - PT Berca Hardaya Perkasa masih akan memperluas ekspansi jaringan WiMax ke 10 kota lagi setelah mengkomersilkan layanan dengan brand WiGO ini di Pontianak dan 7 kota lainnya.

"Target ekspansi kami di 2013 ini akan menjangkau total 18 kota. Setelah Pontianak, kita akan ke Samarinda, Banjarmasin, Tenggarong, Bontang, dan lainnya," ungkap Duta Subagio Sarosa, Direktur PT Berca Hardaya Perkasa kepada detikINET di Pontianak, Rabu (10/4/2013).

Sebelum Pontianak, Berca sejak Februari 2012 lalu telah menggelar Wimax komersial di Medan, Makassar, Palembang, Pekanbaru, Batam, Bali, dan Balikpapan.

Ekspansi ini dimungkinkan karena Berca memiliki lisensi Broadband Wireless Access (BWA) untuk WiMax di 2,3 GHz di 8 zona wilayah sejak pertengahan 2009 lalu, dengan lebar spektrum 30 MHz di Sumatera Bagian Selatan dan Tengah, Kalimantan, Bali, Sulawesi Bagian Selatan, dan Nusa Tenggara.

Sedangkan di Sumatera Bagian Utara dan Batam, lebar spektrumnya 15 MHz. Dengan banyaknya zona wilayah ini, maka menjadikan Berca sebagai penguasa zona WiMax terbanyak dan terluas di Indonesia.

Berca sendiri sudah memiliki sekitar 10 ribu pelanggan dengan total base station hampir 300 BTS. Tahun ini ditargetkan pelanggannya bertambah menjadi 15 ribu dengan tambahan 300 BTS baru.

"Untuk belanja modal capex (capital expenditure) tahun ini, kalau dihitung nilai investasi per BTS sekitar USD 60 ribu dikali 300, kemudian ditambah bandwidth dan lainnya, ya sekitar USD 20 juta," ujar Duta.

Duta saat awal ekspansi Februari 2012 lalu sempat mengatakan, total investasi untuk mengembangkan WiGO selama lima tahun akan menghabiskan dana sekitar USD 500 juta.

Perusahaan ini juga bekerja sama dengan empat vendor teknologi untuk penyediaan infrastruktur jaringan dan perangkat CPE modem, yakni PT Panggung Electric Citrabuana, PT Xirka Dama Persada-Huawei, PT Sanmina-SCI Batam, dan PT Len-Inti.

Sedangkan untuk akses backbone dan backhaul intercity, Berca dalam menggelar layanan 4G WiMax untuk WiGO menyewa jaringan dan bandwidth dari Indosat, Telkom, dan Indonesian Comnet Plus (ICON+).

"Kami yakin WiGO akan mengubah behaviour dari pengguna setelah merasakan internet cepat. Kecepatan dan kestabilan dalam berinternet menjadi kunci penting untuk menunjang setiap aktivitas pengguna internet," pungkas Duta.

(rou/ash)


Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
0%
Kontra
0%


Must Read close