http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Sido Muncul, Perusahaan Jamu Favorit Penipu Digital

Ardhi Suryadhi - detikinet
Selasa, 26/03/2013 14:49 WIB
Halaman 1 dari 3
http://us.images.detik.com/content/2013/03/26/323/smshasan5460.jpg Ilustrasi (hasan/detikfoto)
Jakarta - Bukan Apple, Samsung, Microsoft, BCA ataupun Telkom yang menjadi target favorit para penipu digital di Indonesia? Melainkan sebuah perusahaan jamu tradisional, Sido Muncul!

Ya, jawabannya mungkin cukup mengejutkan karena perusahaan tersebut ternyata tidak menjalankan usahanya di bidang IT dan tidak memiliki layanan yang berhubungan langsung dengan IT seperti telekomunikasi atau bank-bank yang menyediakan layanan internet banking.

Sido Muncul adalah perusahaan yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah dan menjalankan usahanya berjualan jamu tradisional.

Jika Anda tidak percaya, silakan lihat data yang dikumpulkan perusahaan antivirus Vaksincom dari bulan Oktober 2011 sampai dengan akhir Maret 2013 yang isinya adalah SMS palsu pemberitahuan pemenang undian Sido Muncul.

Mulai dari iming-iming uang tunai, dana bantuan, cek tunai, hadiah ulang tahun, tabungan haji sampai mobil Avanza kepada calon korbannya melalui SMS.

Menurut Alfons Tanujaya, analis dari Vaksincom, penipuan yang mengatasnamakan pabrik jamu dari Semarang ini terhitung paling banyak dan ada dalam banyak versi.

"Hebatnya, para penipu tersebut tidak kenal lelah menjalankan aksinya dan secara konsisten mengubah tema dan topik," ujar Alfons kepada detikINET, Selasa (26/3/2013).Next

Halaman 1 2 3
(ash/rns)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
Sponsored Link


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Nokia Android bakal Menggigit?

Nokia resmi memperkenalkan tiga seri Nokia X yang sudah mengusung sistem operasi Android. Mampukah tiga ponsel kelas menengah itu menggaet perhatian pasar?
Pro
55%
Kontra
45%


Must Read close