http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 
http://inet.detik.com/image/bisakomputer.png

Tips & Trik

Ladies, Ini Cara Bikin Wajah Mulus bak Super Model di Photoshop

Bisa Komputer - detikinet
Selasa, 19/02/2013 11:22 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2013/02/19/510/flawless460.jpg Ilustrasi (bisakomputer)
Jakarta - Wajah mulus bak supermodel adalah impian setiap wanita. Beragam upaya pun ditempuh untuk memiliki tekstur kulit yang halus seperti porcelain, mulai dari menggunakan kosmetik yang dijual di pasaran hingga mengikuti perawatan khusus kecantikan berharga selangit.

Namun, bagaimana kalau kita hanya ingin membuat wajah yang sudah tertangkap kamera menjadi lebih halus, bebas minyak, pori-pori kelihatan kecil, jerawat (dan bekasnya) hilang?

Tentu tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu banyak, cukup ikuti langkah-langkah berikut ini:

-. Buka file foto yang akan diedit di Adobe Photoshop. Klik kanan pada layer Background dan klik Duplicate Layer. Zoom in foto hingga area wajah terlihat lebih fokus dan detail.


Duplicate Layer

Duplicate Layer


-. Kemudian klik Filter > Surface Blur dan lakukan penyesuaian pada Radius dan Threshold hingga kulit terlihat mulus bak kulit boneka (lihat preview di Surface Blur). Bila sudah klik OK.


Surface Blur

Surface Blur


-. Klik tombol Layer Mask (lihat gambar) untuk membuat layer tambahan di layer duplikat. Pastikan layer mask terpilih (bingkai putih putus-putus aktif), lalu bergeser ke Foreground Color dan gunakan warna hitam.

-. Klik Paint Bucket Tool dan tuangkan tinta hitam ke halaman foto. Hasilnya memang tidak tampak tapi akan kelihatan di Layer tab.

Layer MaskNext

Halaman 1 2
(ash/ash)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close