Berita Utama
-
Selasa, 21/05/2013 13:53 WIB
Lumia 925, Desain Elegan Berpadu Kamera PureView
-
Selasa, 21/05/2013 13:33 WIB Si Buas Radeon HD 7990
-
Selasa, 21/05/2013 13:09 WIB 6 Akuisisi Yahoo Paling Heboh
-
Selasa, 21/05/2013 11:58 WIB 5 Produk Yahoo yang 'Mati' di Tangan Marissa Mayer
-
Selasa, 21/05/2013 11:48 WIB Galaxy S4 Activ yang Tahan Air
-
Senin, 20/05/2013 16:54 WIB Ondu, Kamera Lubang Jarum dari Kayu
Data Center Tier 4, Apa Klasifikasinya?
Rabu, 13/02/2013 18:07 WIB
Setting server di IDC (agung/detikfoto)
Jakarta - Dalam ranah data center dikenal tingkatan yang disebut Tiering (Tier). Ada empat tingkatan tier. Namun apa definisi dari Tier itu sendiri dan apa saja klasifikasinya?
"Kalau data center diibaratkan sebagai apartemen, rumah susun atau kos-kosan, maka tier sendiri adalah jumlah bintang seperti halnya hotel. Mulai dari yang terendah Tier 1, paling tinggi Tier 4," kata Stephanus Tumbelaka, Chief Sales Officer PT Data Center Infrastructure (DCI), di Equity Tower, Rabu (13/2/2013).
Lantas siapa yang memberikan label Tier 1 sampai Tier 4, karena siapapun pasti bisa mengklaimnya? Menurut Stephanus, tidak sesederhana itu. Sebab ada sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Standar Technology Industry Association untuk mendapatkan label Tier 1-4.
Nah, data center dengan klasifikasi Tier 1 biasanya bisnis yang skalanya lebih kecil dengan klasifikasi 99.671% uptime. Ini terkait pasokan listrik dimana satu tahun berapa persen matinya.
"Untuk Tier 1 paling minim mengalami 28,8 jam downtime. Namun bukan berarti harus segitu, karena sebisa mungkin lebih kecil lagi," imbuhnya.
Sementara Tier 4, sasarannya memang enterprise dengan 99,995% uptime dan 26 downtime.
Memang antara Tier 1, 2 dan 3 memang tak jauh berbeda, tapi bukan berarti tak ada perbedaan sama sekali.
"Salah satu perbedaannya begini, di Tier 2 misalnya untuk pasokan listrik 3 UPS hanya akan di-back up satu unit. Tapi ada juga yang disebut 2N, maksudnya satu UPS satu backup dengan jaringan yang berbeda," papar Stephanus.
"Nah, di Tier 4, selain menggunakan 2N, antara UPS dan Backup berada di jalur yang berbeda. Istilahnya data center Tier 4 ini berdiri di dua kaki. Sedangkan kebanyakan gedung komersial berdiri satu kaki. Kalau UPS dan Backup mati, ya sudah ga bisa hidup," tandasnya.
DCI sendiri merupakan rekanan Equinix, perusahaan data center asal Amerika Serikat. Dimana pada Oktober 2012 lalu mulai mengekspansi bisnisnya di Indonesia dengan menghadirkan data center kelas Tier 4 yang biasa digunakan oleh raksasa internet global seperti Google, Facebook, dan lainnya.
Dalam kemitraannya dengan DCI, Equinix akan mengoperasikan sebuah data center baru di Jakarta yang bisa melayani pelanggan lokal dan global dengan layanan co-location, interkonektivitas, dengan menggunakan Platform Equinix.
Data center baru ini akan dibangun dalam beberapa tahap dan akan menyediakan kapasitas sekitar 6.000 m2 dan 1.250 cabinet saat tahap satu selesai dibangun di akhir 2012.
(tyo/ash)
"Kalau data center diibaratkan sebagai apartemen, rumah susun atau kos-kosan, maka tier sendiri adalah jumlah bintang seperti halnya hotel. Mulai dari yang terendah Tier 1, paling tinggi Tier 4," kata Stephanus Tumbelaka, Chief Sales Officer PT Data Center Infrastructure (DCI), di Equity Tower, Rabu (13/2/2013).
Lantas siapa yang memberikan label Tier 1 sampai Tier 4, karena siapapun pasti bisa mengklaimnya? Menurut Stephanus, tidak sesederhana itu. Sebab ada sertifikat resmi yang dikeluarkan oleh Standar Technology Industry Association untuk mendapatkan label Tier 1-4.
Nah, data center dengan klasifikasi Tier 1 biasanya bisnis yang skalanya lebih kecil dengan klasifikasi 99.671% uptime. Ini terkait pasokan listrik dimana satu tahun berapa persen matinya.
"Untuk Tier 1 paling minim mengalami 28,8 jam downtime. Namun bukan berarti harus segitu, karena sebisa mungkin lebih kecil lagi," imbuhnya.
Sementara Tier 4, sasarannya memang enterprise dengan 99,995% uptime dan 26 downtime.
Memang antara Tier 1, 2 dan 3 memang tak jauh berbeda, tapi bukan berarti tak ada perbedaan sama sekali.
"Salah satu perbedaannya begini, di Tier 2 misalnya untuk pasokan listrik 3 UPS hanya akan di-back up satu unit. Tapi ada juga yang disebut 2N, maksudnya satu UPS satu backup dengan jaringan yang berbeda," papar Stephanus.
"Nah, di Tier 4, selain menggunakan 2N, antara UPS dan Backup berada di jalur yang berbeda. Istilahnya data center Tier 4 ini berdiri di dua kaki. Sedangkan kebanyakan gedung komersial berdiri satu kaki. Kalau UPS dan Backup mati, ya sudah ga bisa hidup," tandasnya.
DCI sendiri merupakan rekanan Equinix, perusahaan data center asal Amerika Serikat. Dimana pada Oktober 2012 lalu mulai mengekspansi bisnisnya di Indonesia dengan menghadirkan data center kelas Tier 4 yang biasa digunakan oleh raksasa internet global seperti Google, Facebook, dan lainnya.
Dalam kemitraannya dengan DCI, Equinix akan mengoperasikan sebuah data center baru di Jakarta yang bisa melayani pelanggan lokal dan global dengan layanan co-location, interkonektivitas, dengan menggunakan Platform Equinix.
Data center baru ini akan dibangun dalam beberapa tahap dan akan menyediakan kapasitas sekitar 6.000 m2 dan 1.250 cabinet saat tahap satu selesai dibangun di akhir 2012.
(tyo/ash)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
WiFi Tercepat, Kirim 10 Film HD Cuma 1 Detik!
1,873 share this. -
Yahoo Akhirnya Resmi Beli Tumblr USD 1,1 Miliar
785 share this. -
Virus Baru Ganggu Mac OS X
461 share this. -
5 Produk Yahoo yang 'Mati' di Tangan Marissa Mayer
381 share this. -
Penampakan Galaxy S4 Activ, Android Premium Tahan Air
379 share this.
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 21/05/2013 13:36 WIB
BlackBerry Q10 dan Z10 BM Marak Beredar di Indonesia
-
Selasa, 21/05/2013 13:09 WIB
6 Akuisisi Yahoo Paling Heboh
-
Selasa, 21/05/2013 10:07 WIB
Jogglo, e-Commerce Lokal dengan Konsep Bagi Hasil
-
Selasa, 21/05/2013 09:10 WIB
Implementasi BYOD Butuh Waktu Hingga 6 Bulan
-
Selasa, 21/05/2013 08:59 WIB
TelkomSigma Siap Bangun Data Center Tier-4
-
Selasa, 21/05/2013 08:40 WIB
Multipolar Gandeng Cisco Garap Bisnis BYOD
-
Selasa, 21/05/2013 08:03 WIB
Yahoo Akhirnya Resmi Beli Tumblr USD 1,1 Miliar
-
Senin, 20/05/2013 15:20 WIB
'Apple Tak Lagi Inovatif'
- Selasa, 21/05/2013 15:49 WIB
Ponsel BlackBerry 10 Terancam Ditarik
'Mungkin yang Dimaksud Pak Gita BlackBerry Q10, Bukan Z10'
- Selasa, 21/05/2013 16:11 WIB
Rapidshare Nyaris Bangkrut!
- Selasa, 21/05/2013 15:14 WIB
Sony Bocorkan Desain PlayStation 4
- Selasa, 21/05/2013 14:20 WIB
Layar Terbaru Samsung Permalukan Retina Display?
- Selasa, 21/05/2013 14:45 WIB
Izin BlackBerry Z10 Belum Keluar, Distributor Malah Bingung
- Selasa, 21/05/2013 14:43 WIB
Gita Wirjawan: BlackBerry Q10 dan Z10 BM Tak Boleh Beredar
- Selasa, 21/05/2013 16:36 WIB
Google+ Versi Android Boyong Fitur dari Desktop
- Selasa, 21/05/2013 13:36 WIB
BlackBerry Q10 dan Z10 BM Marak Beredar di Indonesia
- Selasa, 21/05/2013 15:27 WIB
Wawancara Eksklusif
Asa Bos Nokia Merebut Tahta
- Selasa, 21/05/2013 12:01 WIB
Bandel, Kominfo Cabut Izin 13 Penyelenggara Telekomunikasi
-
92 Komentar
-
70 Komentar
-
62 Komentar
-
60 Komentar
-
48 Komentar
-
47 Komentar
-
42 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
30 Komentar
-
28 Komentar
-
27 Komentar
-
27 Komentar
-
26 Komentar
-
25 Komentar
Pro Kontra
Index »
BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Senin, 20/05/2013 12:30 WIB WIB
7 Lokasi Terlarang Google Earth
-
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB WIB
BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya?










