Berita Utama
-
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya?
-
Jumat, 17/05/2013 13:07 WIB 6 Ponsel Super Terbaru yang Mencuri Perhatian
-
Jumat, 17/05/2013 10:02 WIB Perjalanan Google Glass: dari Culun Hingga Futuristik
-
Kamis, 16/05/2013 15:23 WIB 7 Gebrakan Sang Raksasa di Google I/O
-
Kamis, 16/05/2013 13:28 WIB 10 Produsen Ponsel Terbesar Dunia
-
Kamis, 16/05/2013 12:32 WIB New Google Maps Makin Mantap
Data Center dan Analogi Rumah Susun
Rabu, 13/02/2013 16:42 WIB
Setting server di IDC (agung/detikfoto)
Jakarta - Bagi mereka yang akrab dengan ranah TI, data center pasti sudah tidak asing. Namun bagi orang awam, penjelasan soal data center bak masih 'selewatnya', sering mendengar tetapi masih belum ngeh betul apa artinya..
Jadi tak ada salahnya juga kan berbagi ilmu terkait penjelasan sederhana data center yang seringkali disebut-sebut pemerintah harus dibangun vendor TI asing -- seperti BlackBerry, Google, dan lainnya -- di Indonesia itu.
Dijelaskan oleh Stephanus Tumbelaka, Chief Sales Officer PT Data Center Infrastructure (DCI), secara sederhana data center itu adalah rumah susun atau apartemen yang menyediakan kamar-kamar untuk disewakan.
"Nah, bila data center yang menyediakan kamarnya, maka server itu adalah tamu yang menyewanya. Server ini dimiliki oleh perusahaan-perusahaan," katanya, saat berbincang dengan sejumlah wartawan, di Equity Tower, Rabu (13/2/2013).
Memang, lanjut Stpehanus, tidak jarang perusahaan yang menyimpan servernya di tempatnya sendiri. Tapi, seiring dengan perkembangan dan kemajuan perusahaan tersebut, menaruh server di data center seperti menjadi keharusan.
"Karena semakin banyak server digunakan, maka semakin banyak ruangan yang dibutuhkan. Apalagi kalau sudah besar dan luas, komplekblitasnya tinggi. Ini makanya data center biasanya dibutuhkan," tukasnya.
Hampir sebagian besar hal yang dibutuhkan data center klien adalah power dan konektivitas. Power ini kaitannya dengan pasokan listrik, maka bisa dipastikan data center itu mempunyai pasokan litsrik tambahan.
DCI sendiri merupakan rekanan Equinix, perusahaan data center asal Amerika Serikat. Dimana pada Oktober 2012 lalu mulai mengekspansi bisnisnya di Indonesia dengan menghadirkan data center kelas Tier 4 yang biasa digunakan oleh raksasa internet global seperti Google, Facebook, dan lainnya.
Dalam kemitraannya dengan DCI, Equinix akan mengoperasikan sebuah data center baru di Jakarta yang bisa melayani pelanggan lokal dan global dengan layanan co-location, interkonektivitas, dengan menggunakan Platform Equinix.
Data center baru ini akan dibangun dalam beberapa tahap dan akan menyediakan kapasitas sekitar 6.000 m2 dan 1.250 cabinet saat tahap satu selesai dibangun di akhir 2012.
(ash/ash)
Jadi tak ada salahnya juga kan berbagi ilmu terkait penjelasan sederhana data center yang seringkali disebut-sebut pemerintah harus dibangun vendor TI asing -- seperti BlackBerry, Google, dan lainnya -- di Indonesia itu.
Dijelaskan oleh Stephanus Tumbelaka, Chief Sales Officer PT Data Center Infrastructure (DCI), secara sederhana data center itu adalah rumah susun atau apartemen yang menyediakan kamar-kamar untuk disewakan.
"Nah, bila data center yang menyediakan kamarnya, maka server itu adalah tamu yang menyewanya. Server ini dimiliki oleh perusahaan-perusahaan," katanya, saat berbincang dengan sejumlah wartawan, di Equity Tower, Rabu (13/2/2013).
Memang, lanjut Stpehanus, tidak jarang perusahaan yang menyimpan servernya di tempatnya sendiri. Tapi, seiring dengan perkembangan dan kemajuan perusahaan tersebut, menaruh server di data center seperti menjadi keharusan.
"Karena semakin banyak server digunakan, maka semakin banyak ruangan yang dibutuhkan. Apalagi kalau sudah besar dan luas, komplekblitasnya tinggi. Ini makanya data center biasanya dibutuhkan," tukasnya.
Hampir sebagian besar hal yang dibutuhkan data center klien adalah power dan konektivitas. Power ini kaitannya dengan pasokan listrik, maka bisa dipastikan data center itu mempunyai pasokan litsrik tambahan.
DCI sendiri merupakan rekanan Equinix, perusahaan data center asal Amerika Serikat. Dimana pada Oktober 2012 lalu mulai mengekspansi bisnisnya di Indonesia dengan menghadirkan data center kelas Tier 4 yang biasa digunakan oleh raksasa internet global seperti Google, Facebook, dan lainnya.
Dalam kemitraannya dengan DCI, Equinix akan mengoperasikan sebuah data center baru di Jakarta yang bisa melayani pelanggan lokal dan global dengan layanan co-location, interkonektivitas, dengan menggunakan Platform Equinix.
Data center baru ini akan dibangun dalam beberapa tahap dan akan menyediakan kapasitas sekitar 6.000 m2 dan 1.250 cabinet saat tahap satu selesai dibangun di akhir 2012.
(ash/ash)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Berita Terbaru
Index »
-
Jumat, 10/05/2013 15:51 WIB
Dominasi Android Makin Tak Terbendung
-
Jumat, 10/05/2013 08:25 WIB
Google Ditinggal Bos 'Dompet Digital'
-
Rabu, 08/05/2013 14:37 WIB
Western Digital Raup USD 3,8 Miliar
-
Rabu, 08/05/2013 13:05 WIB
Investor Marah, Nokia Harus Berubah!
-
Rabu, 08/05/2013 07:59 WIB
Samsung Perkaya Smart TV dengan Akuisisi MOVL
-
Selasa, 07/05/2013 08:25 WIB
Perbankan Kian Andalkan Teknologi
-
Senin, 06/05/2013 15:47 WIB
Samsung Terancam Kehilangan Pesanan Chip untuk iPhone
-
Kamis, 02/05/2013 17:49 WIB
SAP Angkat Bos Baru
- Minggu, 19/05/2013 16:15 WIB
Bunuh Diri di Pabrik Foxconn Masih Berlanjut
- Minggu, 19/05/2013 13:13 WIB
Acer Iconia W3 8 Inch Menampakkan Diri
- Minggu, 19/05/2013 12:00 WIB
Klinik Fotografi
Cara Mengubah Resolusi Foto
- Minggu, 19/05/2013 10:05 WIB
Google Maps Bantu Korban Penculikan Bertemu Keluarganya
- Minggu, 19/05/2013 14:00 WIB
XS80, Kamera Action Terbaru dari Polaroid
- Minggu, 19/05/2013 11:03 WIB
Photoshop Express Juga Hadir untuk Windows 8
- Sabtu, 18/05/2013 13:56 WIB
Bill Gates Kembali Jadi Orang Terkaya di Dunia
- Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
BBM untuk iOS Tidak Akan Hadir di iPad
- Sabtu, 18/05/2013 16:09 WIB
LG dan Sharp Bakal Garap Layar iPad Mini 2
- Sabtu, 18/05/2013 09:50 WIB
Olympus Akhiri Lini Kamera Saku Murah
-
208 Komentar
-
91 Komentar
-
67 Komentar
-
60 Komentar
-
45 Komentar
-
45 Komentar
-
44 Komentar
-
42 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
35 Komentar
-
34 Komentar
-
30 Komentar
-
27 Komentar
-
27 Komentar
Pro Kontra
Index »
Ponsel Rp 7 Jutaan Pantas Jadi Rebutan?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Rabu, 15/05/2013 15:44 WIB WIB
Q5, BlackBerry 10 Manis Versi Ekonomis
-
Rabu, 15/05/2013 13:09 WIB WIB
Sensasi 'Sihir' Galaxy S4












