Berita Utama
-
Jumat, 24/05/2013 13:55 WIB
BlackBerry Q10 dan Q5, Apa Bedanya?
-
Jumat, 24/05/2013 13:07 WIB Basah-basahan dengan LG Optimus GJ
-
Jumat, 24/05/2013 11:25 WIB Lepas BBM, Ponsel BlackBerry Masih Laku?
-
Jumat, 24/05/2013 09:56 WIB XL Axiata Diisukan Mau Akuisisi Axis
-
Jumat, 24/05/2013 09:17 WIB Kecanggihan Kamera Ponsel dari Masa ke Masa
-
Kamis, 23/05/2013 15:34 WIB Balutan Emas BlackBerry Porsche
Tips & Trik
Seni Cropping Foto yang Atraktif & Provokatif!
Kamis, 07/02/2013 11:34 WIB
(2 ekor harimau yang diawetkan secara ilegal dan telah membusuk, dibakar. Foto di-close up melalui cropping lensa/dok. Ari Saputra)
Jakarta - Bila sering melakukan cropping (memotong) foto untuk membuang bagian yang tidak perlu, itu hal yang lazim. Atau melakukan cropping foto untuk mendekatkan subjek dan memperkuat inti cerita, sudah kerap dipraktikan.
Akibatnya bisa bermacam-macam: lebih dramatis, lebih lugas, lebih atraktif, lebih provokatif, lebih dalam dan lebih fokus. Dalam arti lain, dengan melakukan cropping yang tepat, sang fotografer mempunyai kekuatan mengkontrol emosi dan imajinasi pembaca. Bahkan dalam foto-foto politik, croping bisa dipergunakan untuk tujuan propaganda.
Contoh paling populer yakni foto ikonik Che Guevara karya Alberto Korda. Saat itu, Korda memotret Guevara dengan baret berbintangnya bersama orang lain. Lantas foto tersebut di-crop sehingga menghasilkan headshoot Che Guevara. Foto Che Guevara ini kemudian beredar luas, dicetak di baju, mural dan berbagai media hingga jutaan kali.
Nah, bagi fotografer amatir maupun pemula sekalipun dapat melakukan hal serupa. Bahkan bila dilakukan dengan tepat, foto biasa menjadi terlihat luar biasa.
1: Saat mengintip view finder atau di LCD kamera pocket/mirrorless, pastikan sudah mempunyai gambaran cerita di otak kepala. Dengan kata lain, si juru jepret sudah memperkirakan, kira-kira apa yang akan diceritakan ke pembaca dengan foto tersebut.
Dengan gambaran dan 'skenario' khayalan itu, akan lebih mempermudah menentukan jumlah subjek dalam selembar foto. Apakah cukup satu aktor, 2 aktor, 3, atau dalam kumpulan massa yang banyak.
Pada saat itu, fotografer sudah bisa menentukan siapa-siapa yang bisa di-crop dan siapa-siapa tidak perlu di-crop. Saat sedang melakukan cropping kamera di tingkat eksekusi tersebut, fotografer ditantang untuk bergerak kesana-kemari mencari posisi, angle dan komposisi yang tepat. Kalau perlu naik pohon dan turun ke got.
2: Croping melalui lensa tele. Dengan menggunakan lensa tele, mau tidak mau fotografer sudah mengeliminir subjek lain di sisi kiri dan kanan jangkauan lensa tersebut. Alhasil, fotografer lebih mudah mengontrol cerita yang ingin disampaikan dalam sebuah foto. Gambar pun akan terlihat semakin 'padat' dan renyah untuk dilihat.
3: Menggunakan lensa dengan diafragma besar. Lensa dengan diafragma besar seperti pada bukaan f/1,8 atau f/1,2 dapat digunakan untuk mengcropping cerita dalam sebuah foto. Fotografer tinggal memfokuskan pada titik fokus cerita, maka di luar itu akan hilang dengan sendirinya akibat efek bokeh.
4. Cropping dengan efek cahaya. Melakukan cropping subjek di sekeliling subjek utama juga bisa dilakukan dengan efek cahaya. Misalkan dengan memberikan lampu flash hanya pada wajah si subjek sedemikian rupa, sehingga sekeliling subjek menjadi gelap.
Contoh lain dengan mencari subjek di bawah sinar matahari yang jatuh dari sela-sela daun menembus kabut di pagi hari. Foto-foto panggung seperti teater dan konser musik dengan tata lampu yang baik juga dapat dimanfaatkan untuk mencroping foto agar lebih dramatis.
5: Pada foto-foto yang mengandung unsur garis, patut diperhatikan apakah garis itu perlu dicrop ataukah dipertahankan. Sebab, garis itu sangat mengontrol imajinasi pembaca.
Misalkan pada foto landscape laut, garis horizon bisa dihilangkan untuk menceritakan bahwa luas laut tidak terhingga. Sementara dengan mempertahankan garis horizon, maka kesan yang ingin diceritakan bahwa luas laut itu terbatas.

(Suasana pasar Ubud pagi hari dengan memadatkan gambar (di-crop) melalui zoom lensa/dok. Ari Saputra)

(Cropping di komputer dilakukan untuk memfokuskan cerita/dok.Ari Saputra)
(Ari/sha)
Akibatnya bisa bermacam-macam: lebih dramatis, lebih lugas, lebih atraktif, lebih provokatif, lebih dalam dan lebih fokus. Dalam arti lain, dengan melakukan cropping yang tepat, sang fotografer mempunyai kekuatan mengkontrol emosi dan imajinasi pembaca. Bahkan dalam foto-foto politik, croping bisa dipergunakan untuk tujuan propaganda.
Contoh paling populer yakni foto ikonik Che Guevara karya Alberto Korda. Saat itu, Korda memotret Guevara dengan baret berbintangnya bersama orang lain. Lantas foto tersebut di-crop sehingga menghasilkan headshoot Che Guevara. Foto Che Guevara ini kemudian beredar luas, dicetak di baju, mural dan berbagai media hingga jutaan kali.
Nah, bagi fotografer amatir maupun pemula sekalipun dapat melakukan hal serupa. Bahkan bila dilakukan dengan tepat, foto biasa menjadi terlihat luar biasa.
1: Saat mengintip view finder atau di LCD kamera pocket/mirrorless, pastikan sudah mempunyai gambaran cerita di otak kepala. Dengan kata lain, si juru jepret sudah memperkirakan, kira-kira apa yang akan diceritakan ke pembaca dengan foto tersebut.
Dengan gambaran dan 'skenario' khayalan itu, akan lebih mempermudah menentukan jumlah subjek dalam selembar foto. Apakah cukup satu aktor, 2 aktor, 3, atau dalam kumpulan massa yang banyak.
Pada saat itu, fotografer sudah bisa menentukan siapa-siapa yang bisa di-crop dan siapa-siapa tidak perlu di-crop. Saat sedang melakukan cropping kamera di tingkat eksekusi tersebut, fotografer ditantang untuk bergerak kesana-kemari mencari posisi, angle dan komposisi yang tepat. Kalau perlu naik pohon dan turun ke got.
2: Croping melalui lensa tele. Dengan menggunakan lensa tele, mau tidak mau fotografer sudah mengeliminir subjek lain di sisi kiri dan kanan jangkauan lensa tersebut. Alhasil, fotografer lebih mudah mengontrol cerita yang ingin disampaikan dalam sebuah foto. Gambar pun akan terlihat semakin 'padat' dan renyah untuk dilihat.
3: Menggunakan lensa dengan diafragma besar. Lensa dengan diafragma besar seperti pada bukaan f/1,8 atau f/1,2 dapat digunakan untuk mengcropping cerita dalam sebuah foto. Fotografer tinggal memfokuskan pada titik fokus cerita, maka di luar itu akan hilang dengan sendirinya akibat efek bokeh.
4. Cropping dengan efek cahaya. Melakukan cropping subjek di sekeliling subjek utama juga bisa dilakukan dengan efek cahaya. Misalkan dengan memberikan lampu flash hanya pada wajah si subjek sedemikian rupa, sehingga sekeliling subjek menjadi gelap.
Contoh lain dengan mencari subjek di bawah sinar matahari yang jatuh dari sela-sela daun menembus kabut di pagi hari. Foto-foto panggung seperti teater dan konser musik dengan tata lampu yang baik juga dapat dimanfaatkan untuk mencroping foto agar lebih dramatis.
5: Pada foto-foto yang mengandung unsur garis, patut diperhatikan apakah garis itu perlu dicrop ataukah dipertahankan. Sebab, garis itu sangat mengontrol imajinasi pembaca.
Misalkan pada foto landscape laut, garis horizon bisa dihilangkan untuk menceritakan bahwa luas laut tidak terhingga. Sementara dengan mempertahankan garis horizon, maka kesan yang ingin diceritakan bahwa luas laut itu terbatas.

(Suasana pasar Ubud pagi hari dengan memadatkan gambar (di-crop) melalui zoom lensa/dok. Ari Saputra)

(Cropping di komputer dilakukan untuk memfokuskan cerita/dok.Ari Saputra)
(Ari/sha)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 07/05/2013 16:09 WIB
Tips Memotret di Dalam Gua yang Gelap
-
Senin, 06/05/2013 13:41 WIB
Tips Fotografi
Cara Mudah Membuat Foto Berdimensi
-
Senin, 06/05/2013 12:29 WIB
Tips Fotografi
Soal Model Human Interest: Bayar atau Tidak Bayar?
-
Jumat, 03/05/2013 14:39 WIB
Tips Fotografi
Mau Tur Fotografi, Bawa Apa Saja Ya?
-
Rabu, 01/05/2013 09:43 WIB
Tips & Trik Fotografi
7 Tantangan Memotret Karnaval
-
Selasa, 30/04/2013 13:27 WIB
Apa Perbedaan Fotografi Model & Portrait?
-
Kamis, 25/04/2013 13:52 WIB
Tips Fotografi: Mengatur Komposisi Skala Pada Foto
-
Rabu, 17/04/2013 15:19 WIB
Tips Fotografi
Bingung Memilih Lensa Canon? Ini Panduannya
- Jumat, 24/05/2013 18:21 WIB
Kominfo Tidak Kaget Jika XL Jadi Beli Axis
- Jumat, 24/05/2013 18:12 WIB
Dibeli Yahoo Rp 10 Triliun, Karyawan Tumblr Kaya Mendadak
- Jumat, 24/05/2013 08:29 WIB
Hadir 5 Warna, iPhone 5S Tanpa Warna Hitam?
- Jumat, 24/05/2013 09:02 WIB
Smartphone OPPO Diklaim Laku Keras
- Jumat, 24/05/2013 11:25 WIB
Catatan dari Orlando
Lepas BBM, Ponsel BlackBerry Masih Laku?
- Jumat, 24/05/2013 15:53 WIB
Catatan dari Orlando
Inspirasi BBM Channel Ternyata dari Indonesia
- Jumat, 24/05/2013 09:17 WIB
Kecanggihan Kamera Ponsel dari Masa ke Masa
- Jumat, 24/05/2013 15:19 WIB
Galaxy S4 'Menyala' dengan Warna Merah
- Jumat, 24/05/2013 13:07 WIB
FotoINET
Basah-basahan dengan LG Optimus GJ
- Jumat, 24/05/2013 13:55 WIB
FotoINET
BlackBerry Q10 dan Q5, Apa Bedanya?
-
91 Komentar
-
46 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
37 Komentar
-
36 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
27 Komentar
-
26 Komentar
-
26 Komentar
-
25 Komentar
-
24 Komentar
-
24 Komentar
-
23 Komentar
Pro Kontra
Index »
BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 12:15 WIB WIB
Si Cantik J-Lo Jualan Ponsel
-
Rabu, 22/05/2013 13:44 WIB WIB
Mengintip "Dapur" Xbox One











