http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Dihadang Kasus 3G, Indosat Tetap Boleh Ikut Seleksi 3G

Susetyo Dwi Prihadi - detikinet
Rabu, 06/02/2013 12:59 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2013/02/06/328/isattipikor460.jpg Demo Karyawan Indosat di Pengadilan Tipikor (rou/inet)
Jakarta - Indosat dan anak perusahaannya, Indosat Mega Media (IM2), saat ini memang tengah diterpa kasus penyalahgunaan frekuensi 3G. Pun demikian, hal itu tak lantas menutup peluang Indosat untuk mengikuti seleksi 3G yang memperebutkan dua blok terakhir di frekuensi 2.1 GHz.

Hal tersebut dipastikan langsung oleh Menkominfo Tifatul Sembiring saat ditemui di gedung Kominfo, Rabu (6/2/2013).

Indosat sendiri sebelumnya telah menyatakan minatnya untuk mengikuti seleksi 3G. Pun demikian, hingga pukul 11.20 WIB hari ini, Kominfo baru menerima satu dokumen pendaftaran seleksi. Yakni atas nama XL Axiata.

Walaupun masih belum diketahui pasti apakah Indosat akan mendaftar seleksi sisa blok 3G di detik-detik terakhir, yang penting Menkominfo Tifatul Sembiring memastikan anak usaha Qatar Telecom itu boleh ambil bagian.

"Boleh saja, kan yang kena masalahnya itu IM2 bukan Indosatnya. Lagipula kasus ini belum diputuskan apakah memang terbukti bersalah atau tidak," tegas Tifatul.

Memang diatur dalam peraturan menteri tentang tata cara seleksi 3G ini, perusahaan yang tersandung masalah hukum tidak diperkenakan ikut tender tersebut.

"Di salah satu pasal disebutkan, tapi itu kalau pengadilan sudah menetapkan perusahaan tersebut bersalah," tambah Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kominfo Gatot S. Dewabroto.Next

Halaman 1 2
(tyo/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Tifatul Sembiring Sukses Kawal Kominfo?

Tifatul Sembiring resmi mundur dari kursi menteri komunikasi dan Informatika (menkominfo). Nah, setelah lima tahun menjabat, apakah Tifatul terbilang sukses mengemban amanah, mengawal dan memajukan TIK Indonesia?
Pro
45%
Kontra
55%


Must Read close