Berita Utama
-
Rabu, 22/05/2013 13:44 WIB Mengintip "Dapur" Xbox One
-
Rabu, 22/05/2013 12:07 WIB Jolla, Ponsel Kreasi Para Alumni Nokia
-
Rabu, 22/05/2013 11:32 WIB Ini Fitur Unggulan Xbox One
-
Rabu, 22/05/2013 09:56 WIB Xbox One, Lebih dari Sekadar Konsol Game
-
Selasa, 21/05/2013 13:53 WIB
Lumia 925, Desain Elegan Berpadu Kamera PureView
-
Selasa, 21/05/2013 13:33 WIB Si Buas Radeon HD 7990
Cara Asyik Bermain Siluet
Rabu, 06/02/2013 09:36 WIB
(Car Free Day di Jl Thamrin, Jakarta/dok.Ari Saputra)
Jakarta - Bosan dengan gambar itu-itu saja saat jalan-jalan? Cobalah sedikit variasi siluet untuk memecah kebosanan. Caranya sederhana yakni dengan memanfaatkan cahaya yang terik dengan subjek membelakangi sumber cahaya. Si juru kamera cukup memotret dengan arah menantang cahaya.
Biasanya para traveler memanfaatkan matahari tenggelam (sunset) untuk mendapatkan foto siluet yang ciamik. Sebab, langit merona merah membuat gambar makin atraktif dan provokatif. Tidak heran, foto-foto siluet dengan latar sunset dapat dikatakan menjadi frame paling populer diantara sekian foto siluet.
Untuk menghasilkan foto siluet yang menarik dan bercerita, ada semacam 'pakem' yang biasa dipakai. Pakem ini tentu bisa dilanggar, karena hanya kebiasaan umum saja, bukan masalah benar atau salah.
Pertama, pastikan kondisi cahaya mendukung untuk membuat siluet dan yang akan disiluetkan. Paling nyaman adalah matahari berada dibawah garis horizon 45 derajat.

(Suasana sore hari di Xiamen, China/dok. Ari Saputra)
Pada saat itu, matahari tidak terlalu tinggi hingga manusia maupun benda lebih mudah disiluetkan. Posisi ini kira-kira sebelum pukul 9 pagi dan sesudah 3 sore, pada negeri 2 musim. Sementara untuk di negeri-negeri 4 musim, kondisinya tentu berbeda lagi.
Kedua, usahakan daerah terang lebih banyak dari daerah yang gelap (siluet). Kebiasaan ini untuk tetap menjaga foto tetap dinamis dan tidak monoton.

(Siluet sekelompok perempuan yang sengaja dijadikan latar depan atau foreground di Istana Deoksugung, Korea/dok.Ari Saputra)
Ketiga, sebisa mungkin bayangan gelap (siluet) yang dihasilkan mempunyai pola yang unik dan tidak hitam total. Siluet akan semakin menawan bila ditengahnya juga ada cahaya yang masuk dan membuat cerita sendiri.
Gambaran paling mudah soal ini yakni siluet wayang kulit saat dipentaskan. Banyak fotografer menyatakan, siluet terbaik adalah siluet wayang kulit karena karakternya sangat kuat dan bercerita.
Keempat, siluet bisa berdiri sendiri atau untuk memperkuat cerita sebagai foreground. Biasanya foreground dengan siluet untuk memecah kebekuan atau foto yang itu-itu saja. Sehingga, dengan menambah foreground dengan siluet, foto lebih mempunyai cita rasa dan sedikit berbeda.
Kelima, untuk seting kamera diusahakan senyaman mungkin, tidak harus di fungsi Manual. ISO biasanya di angka kecil dari ISO 100 hingga 400, tergantung pada tingkat cahaya yg ada.

(Siluet sebuah tebing di Kuta Lombok/dok. Ari Saputra)
Sementara diafragma pada lensa tidak terlampau lebar, biasanya pada level 8, 9, atau kalo perlu mencapai diafragma 13. Pada kasus tertentu, light meter perlu diturunkan 1 hingga 2 stop bila cahaya masih terang dan tidak menghasilkan siluet yang maksimal.

(Pantai Nusa Dua Bali di pagi hari/dok. Ari Saputra)
(Ari/ash)
Biasanya para traveler memanfaatkan matahari tenggelam (sunset) untuk mendapatkan foto siluet yang ciamik. Sebab, langit merona merah membuat gambar makin atraktif dan provokatif. Tidak heran, foto-foto siluet dengan latar sunset dapat dikatakan menjadi frame paling populer diantara sekian foto siluet.
Untuk menghasilkan foto siluet yang menarik dan bercerita, ada semacam 'pakem' yang biasa dipakai. Pakem ini tentu bisa dilanggar, karena hanya kebiasaan umum saja, bukan masalah benar atau salah.
Pertama, pastikan kondisi cahaya mendukung untuk membuat siluet dan yang akan disiluetkan. Paling nyaman adalah matahari berada dibawah garis horizon 45 derajat.

(Suasana sore hari di Xiamen, China/dok. Ari Saputra)
Pada saat itu, matahari tidak terlalu tinggi hingga manusia maupun benda lebih mudah disiluetkan. Posisi ini kira-kira sebelum pukul 9 pagi dan sesudah 3 sore, pada negeri 2 musim. Sementara untuk di negeri-negeri 4 musim, kondisinya tentu berbeda lagi.
Kedua, usahakan daerah terang lebih banyak dari daerah yang gelap (siluet). Kebiasaan ini untuk tetap menjaga foto tetap dinamis dan tidak monoton.

(Siluet sekelompok perempuan yang sengaja dijadikan latar depan atau foreground di Istana Deoksugung, Korea/dok.Ari Saputra)
Ketiga, sebisa mungkin bayangan gelap (siluet) yang dihasilkan mempunyai pola yang unik dan tidak hitam total. Siluet akan semakin menawan bila ditengahnya juga ada cahaya yang masuk dan membuat cerita sendiri.
Gambaran paling mudah soal ini yakni siluet wayang kulit saat dipentaskan. Banyak fotografer menyatakan, siluet terbaik adalah siluet wayang kulit karena karakternya sangat kuat dan bercerita.
Keempat, siluet bisa berdiri sendiri atau untuk memperkuat cerita sebagai foreground. Biasanya foreground dengan siluet untuk memecah kebekuan atau foto yang itu-itu saja. Sehingga, dengan menambah foreground dengan siluet, foto lebih mempunyai cita rasa dan sedikit berbeda.
Kelima, untuk seting kamera diusahakan senyaman mungkin, tidak harus di fungsi Manual. ISO biasanya di angka kecil dari ISO 100 hingga 400, tergantung pada tingkat cahaya yg ada.

(Siluet sebuah tebing di Kuta Lombok/dok. Ari Saputra)
Sementara diafragma pada lensa tidak terlampau lebar, biasanya pada level 8, 9, atau kalo perlu mencapai diafragma 13. Pada kasus tertentu, light meter perlu diturunkan 1 hingga 2 stop bila cahaya masih terang dan tidak menghasilkan siluet yang maksimal.

(Pantai Nusa Dua Bali di pagi hari/dok. Ari Saputra)
(Ari/ash)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Xbox One Tak Harus Selalu Online
0 share this. -
Pemain Lokal Dihadang Google cs di Bisnis Iklan Digital
0 share this. -
Soal BlackBerry BM, Kominfo Angkat Bicara
0 share this. -
Bos HTC Ramai-ramai Mengundurkan Diri
0 share this. -
Keren! Kemampuan Kinect Xbox One
0 share this.
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 07/05/2013 16:09 WIB
Tips Memotret di Dalam Gua yang Gelap
-
Senin, 06/05/2013 13:41 WIB
Tips Fotografi
Cara Mudah Membuat Foto Berdimensi
-
Senin, 06/05/2013 12:29 WIB
Tips Fotografi
Soal Model Human Interest: Bayar atau Tidak Bayar?
-
Jumat, 03/05/2013 14:39 WIB
Tips Fotografi
Mau Tur Fotografi, Bawa Apa Saja Ya?
-
Rabu, 01/05/2013 09:43 WIB
Tips & Trik Fotografi
7 Tantangan Memotret Karnaval
-
Selasa, 30/04/2013 13:27 WIB
Apa Perbedaan Fotografi Model & Portrait?
-
Kamis, 25/04/2013 13:52 WIB
Tips Fotografi: Mengatur Komposisi Skala Pada Foto
-
Rabu, 17/04/2013 15:19 WIB
Tips Fotografi
Bingung Memilih Lensa Canon? Ini Panduannya
- Rabu, 22/05/2013 18:26 WIB
Xbox One Tak Harus Selalu Online
- Rabu, 22/05/2013 16:45 WIB
Soal BlackBerry BM, Kominfo Angkat Bicara
- Rabu, 22/05/2013 16:27 WIB
Bos HTC Ramai-ramai Mengundurkan Diri
- Rabu, 22/05/2013 17:41 WIB
Pemain Lokal Dihadang Google cs di Bisnis Iklan Digital
- Rabu, 22/05/2013 15:54 WIB
Keren! Kemampuan Kinect Xbox One
- Rabu, 22/05/2013 14:42 WIB
'Pengguna iPhone dan Android akan Menyukai BBM'
- Rabu, 22/05/2013 15:32 WIB
Telkomsel: SMS Promosi Bukan Spam!
- Rabu, 22/05/2013 15:51 WIB
FotoINET
Menjelajah Markas Rp 10 Triliun Tumblr
- Rabu, 22/05/2013 15:09 WIB
FotoINET
Kemilau Galaxy S4 Berlapis Emas 24 Karat
- Rabu, 22/05/2013 14:14 WIB
Lebih Canggih Mana, Xbox One atau PS4?
-
75 Komentar
-
71 Komentar
-
48 Komentar
-
41 Komentar
-
41 Komentar
-
37 Komentar
-
33 Komentar
-
30 Komentar
-
28 Komentar
-
27 Komentar
-
27 Komentar
-
26 Komentar
-
26 Komentar
-
24 Komentar
-
23 Komentar
Pro Kontra
Index »
BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 11:48 WIB WIB
Galaxy S4 Activ yang Tahan Air
-
Senin, 20/05/2013 16:54 WIB WIB
Ondu, Kamera Lubang Jarum dari Kayu








