http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Di Brasil, Apple Tak Boleh Pakai Nama iPhone

Susetyo Dwi Prihadi - detikinet
Senin, 04/02/2013 13:10 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/02/04/319/iphonebrasil460.jpg iPhone dari Brasil
Jakarta - Sekali lagi, Apple harus menelan kekalahan di pengadilan lokal terkait penggunaan nama produknya yang dijual di suatu negara. Setelah sebelumnya China, kini Apple tak boleh menggunakan nama iPhone di negeri Samba tersebut.

Gradiente telah mendaftarkan merek dagang iPhone untuk digunakan di negaranya pada 2000. Selanjutnya, penggunaan merek dagang ini meluas, termasuk ke produk smartphone pada 2008.

Dikutip Neowin dari media Brasil globo.com, Senin (4/2/2013), akibat dari kekalahaan ini Apple tak bisa menggunakan nama iPhone untuk memasarkan smartphone khusus di Brasil.

Selain itu, Apple juga harus mengganti sejumlah nama layanannya yang tersangkut dengan kata 'iPhone, seperti aplikasi 'Find my iPhone' yang biasa digunakan untuk membantu pengguna yang mencari ponselnya.

Belum ada komentar dari perusahaan yang beralamat di Infinite Loop 1, California, Amerika Serikat, tersebut.

iPhone yang dijual Gradiente pada dasarnya adalah smartphone Android entry level. OS-nya masih menggunakan Android 2.3 atau Gingerbread. Harganya juga lebih rendah dibanding iPhone buatan Apple, yakni USD 300.


(tyo/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
22%
Kontra
78%


Must Read close