http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Dilarang! Memotret Makanan di Restoran

Santi Dwi Jayanti - detikinet
Jumat, 25/01/2013 13:34 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/01/25/1277/foodphotodalem.jpg Ist.(Kevork Djansezian/Getty Images)
Jakarta - Gemar mengambil foto makanan saat sedang di restoran? Rupanya hal ini tidak selamanya 'dihalalkan' oleh pemilik tempat makan.

Karena tak jarang, aksi yang bagi sebagian orang dirasa mengasyikkan ini, dianggap menganggu pelanggan lain. Sejumlah chef dan karyawan restoran pun tak pelak ikut dibuat geram. Akhirnya, larangan memakai flash hingga larangan memotret makanan digulirkan.

New York Times melaporkan, beberapa restoran high-end di New York telah menerapkan aturan itu. Adapun larangan tersebut antara lain berlaku di Per Se, Le Bernardin dan Fat Duck.

Begitu juga dengan Momofuku Ko, di mana chefnya berani menegur pelanggan yang kepergok dengan sigap mengambil iPhone untuk memotret, tatkala makanan disajikan.

"Saya benar-benar malu," ungkap seorang gadis berusia 12 tahun yang tak lain adalah si pengunjung restoran yang ditegur oleh David Chang, sang chef.

Chang bukanlah satu-satunya chef yang berani bertindak tegas. Moe Issa, pemilik Chef's Table di Brooklyn Fare mengatakan ia melarang fotografi setelah beberapa bulan membuka restorannya.

"Kami menjelaskan bahwa ini adalah meja besar dan kami ingin orang-orang di sekitar Anda menikmati makanan mereka. Mereka bayar mahal untuk makanan. Hal ini juga menjadi gangguan bagi para chef," tukasnya seperti dilansir dari NYTimes, Jumat (25/1/2013).

Senada dengan dua chef di atas, David Bouley yang sudah ada di bisnis restoran selama 16 tahun turut menegaskan bahwa 'table photography' dinilainya merusak ambience.

Namun Bouley masih bermurah hati. Ia pun malah mengajak pengunjung masuk ke dapurnya untuk memotret makanan dengan pengalaman yang berbeda.
(sha/fyk)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
50%
Kontra
50%


Must Read close