http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Gamer Australia Bisa Cicipi Game Mature

Yudhianto - detikinet
Kamis, 17/01/2013 16:50 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/01/17/654/growupaustralia460.jpg (Ist/GamingAngels)
Sydney - Penentuan rating sebuah game di setiap negara mengacu pada regulasi yang berbeda-beda. Ini dilakukan untuk memberikan referensi, game mana yang layak dimainkan oleh gamer sesuai kelompok umurnya.

Di Australia, regulasi yang mengatur mengenai rating game terbilang ketat. Meski rating game di Australia dibolehkan hingga R17+, akibat terlalu ketatnya regulasi, banyak game dengan rating R17+ (Mature) yang dibolehkan di negara lain, justru dilarang di Negeri Kanguru ini.

Ketatnya aturan ini mengecewakan sebagian penggila game di sana. Tentu saja karena sejumlah game yang ingin mereka mainkan terkendala oleh label 'Mature' yang melekat.

Adapun sejumlah judul game yang sempat diblokir peredarannya di Australia antara lain Manhunt, Dark Sector, Mortal Kombat, Postal, Postal 2, Reservoir Dogs, Syndicate, The Witcher 2, Shellshock 2: Blood Trails, Silent Hill: Homecoming and Soldier of Fortune: Payback.

Kini, para penggemar game Australia bakal segera bernapas lega. Dikutip detikINET dari Megagames, Kamis (17/1/2013), pemerintah Australia kini mulai melonggarkan regulasi rating game, dengan menambahkan rating R18+.

Keberadaan rating R18+ dengan sendirinya membuka jalan bagi judul game populer yang memiliki rating Mature untuk dapat dipasarkan secara resmi di negara tersebut.


(rns/rns)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?

    CEO BlackBerry Thorsten Heins akhirnya memastikan bahwa BlackBerry Messenger (BBM) bakal diboyong ke Android dan iOS. Di satu sisi keputusan ini diapresiasi, tapi tak sedikit pula yang menyayangkannya. Sebab dianggap BlackBerry sama saja bunuh diri. Menurut Anda?
    Pro
    57%
    Kontra
    43%


    Must Read close