Berita Utama
-
Selasa, 21/05/2013 13:53 WIB
Lumia 925, Desain Elegan Berpadu Kamera PureView
-
Selasa, 21/05/2013 13:33 WIB Si Buas Radeon HD 7990
-
Selasa, 21/05/2013 13:09 WIB 6 Akuisisi Yahoo Paling Heboh
-
Selasa, 21/05/2013 11:58 WIB 5 Produk Yahoo yang 'Mati' di Tangan Marissa Mayer
-
Selasa, 21/05/2013 11:48 WIB Galaxy S4 Activ yang Tahan Air
-
Senin, 20/05/2013 16:54 WIB Ondu, Kamera Lubang Jarum dari Kayu
Ngopi Bareng detikINET
Ancaman Virus Android di Indonesia Masih Rendah
Rabu, 16/01/2013 20:28 WIB
Salah satu pembicara Ngopi detikINET (detikINET)
Jakarta - Seperti kebanyakan negara lain, Indonesia turut merasakan booming Android. Kendati penetrasi di pasar lokal cukup tinggi, namun virus yang mengancam pengguna Android di Tanah Air nyatanya masih tergolong rendah.
Dikatakan Alfons Tanujaya, antivirus specialist dari Vaksincom, sampai saat ini dia merasa nyaris susah mencari virus yang menyerangnya pengguna ponsel Android lokal.
"Jujur saya nyaris susah banget mencari virus Android pengguna Indonesia. Realistis saja, perkembangan Android di Indonesia memang tinggi namun ancaman virusnya masih relatif rendah," ungkap Alfons, di acara Ngopi bareng detikINET yang membahas tema "Ancaman Program Jahat Pada Smartphone", di Auditorium Bank Mega, Rabu (16/1/2013).
Hal senada juga dikatakan oleh pengamat dan gadget enthusiast Lucky Sebastian. Dia mengatakan, sudah menjadi hal yang lumrah bila Android diincar untuk diserang virus.
Sebab, selain Android mengadopsi sistem yang terbuka, OS besutan Google menjadi software mobile paling besar dan cepat pertumbuhannya saat ini.
"Sama halnya seperti Windows yang identik dengan virus. Karena memang Windows itu menguasai 80% pasar desktop. Jadi wajar, semakin besar semakin banyak yang menyerang," katanya.
Google, menurut Lucky, bukannya tidak sadar atau concern dengan masalah ini. Mulai sistem operasi Jelly Bean, menerapkan pengawasan ketat untuk aplikasi yang masuk. Walaupun hasilnya tak 100% berhasil meredam serangan virus tersebut.
"Pernah ada uji coba di universitas, mereka memasukkan banyak virus ke Play Store. Hasilnya hanya 15% yang berhasil dihalau. Memang sisanya akhirnya ditanggulangi oleh pihak ketiga, seperti antivirus," tambahnya.
"Harus diakui, serangan virus ke Android terus meningkat dari bulan ke bulan. Bahkan jumlahnya mencapai ribuan dalam beberapa waktu terakhir," sebut Lucky.
Dia juga menambahkan bahwa virus mobile bukan berarti hanya menyerang satu sistem operasi saja seperti Android. Karena bukan tidak mungkin platform lain, seperti iOS pun yang tertutup bukan tidak mungkin terserang.
(tyo/ash)
Dikatakan Alfons Tanujaya, antivirus specialist dari Vaksincom, sampai saat ini dia merasa nyaris susah mencari virus yang menyerangnya pengguna ponsel Android lokal.
"Jujur saya nyaris susah banget mencari virus Android pengguna Indonesia. Realistis saja, perkembangan Android di Indonesia memang tinggi namun ancaman virusnya masih relatif rendah," ungkap Alfons, di acara Ngopi bareng detikINET yang membahas tema "Ancaman Program Jahat Pada Smartphone", di Auditorium Bank Mega, Rabu (16/1/2013).
Hal senada juga dikatakan oleh pengamat dan gadget enthusiast Lucky Sebastian. Dia mengatakan, sudah menjadi hal yang lumrah bila Android diincar untuk diserang virus.
Sebab, selain Android mengadopsi sistem yang terbuka, OS besutan Google menjadi software mobile paling besar dan cepat pertumbuhannya saat ini.
"Sama halnya seperti Windows yang identik dengan virus. Karena memang Windows itu menguasai 80% pasar desktop. Jadi wajar, semakin besar semakin banyak yang menyerang," katanya.
Google, menurut Lucky, bukannya tidak sadar atau concern dengan masalah ini. Mulai sistem operasi Jelly Bean, menerapkan pengawasan ketat untuk aplikasi yang masuk. Walaupun hasilnya tak 100% berhasil meredam serangan virus tersebut.
"Pernah ada uji coba di universitas, mereka memasukkan banyak virus ke Play Store. Hasilnya hanya 15% yang berhasil dihalau. Memang sisanya akhirnya ditanggulangi oleh pihak ketiga, seperti antivirus," tambahnya.
"Harus diakui, serangan virus ke Android terus meningkat dari bulan ke bulan. Bahkan jumlahnya mencapai ribuan dalam beberapa waktu terakhir," sebut Lucky.
Dia juga menambahkan bahwa virus mobile bukan berarti hanya menyerang satu sistem operasi saja seperti Android. Karena bukan tidak mungkin platform lain, seperti iOS pun yang tertutup bukan tidak mungkin terserang.
(tyo/ash)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 19/03/2013 21:10 WIB
Ngopi bareng detikINET
Ups!! Carissa Putri Injak Laptop Toshiba
-
Selasa, 19/03/2013 20:25 WIB
Ngopi Bareng detikINET
Tips Memilih Laptop yang Baik
-
Selasa, 19/03/2013 19:50 WIB
Ngopi Bareng detikINET
Toshiba, Produsen Telepon yang Berevolusi Jadi Raksasa Komputer
-
Kamis, 14/03/2013 16:58 WIB
Ngopi Bareng detikINET
Ngobrolin Inovasi Teknologi PC Langsung dengan Ahlinya
-
Rabu, 16/01/2013 21:19 WIB
Ngopi Bareng detikINET
Tiap 8 Bulan Orang Indonesia Ganti Smartphone
-
Rabu, 16/01/2013 20:58 WIB
Ngopi Bareng detikINET
Virus Android Makin Galak, di iOS Adem Ayem
-
Rabu, 16/01/2013 20:37 WIB
Ngopi Bareng detikINET
Antivirus di Smartphone, Apa Sudah Cukup?
-
Rabu, 16/01/2013 20:28 WIB
Ngopi Bareng detikINET
Ancaman Virus Android di Indonesia Masih Rendah
- Rabu, 22/05/2013 06:11 WIB
Orang Inggris Rela Hidup Tanpa Seks daripada Kehilangan Ponsel
- Selasa, 21/05/2013 08:24 WIB
WiFi Tercepat, Kirim 10 Film HD Cuma 1 Detik!
- Selasa, 21/05/2013 17:19 WIB
Wow! Remaja 18 Tahun Ciptakan Charger Ponsel 30 Detik
- Selasa, 21/05/2013 14:20 WIB
Layar Terbaru Samsung Permalukan Retina Display?
- Selasa, 21/05/2013 11:58 WIB
5 Produk Yahoo yang 'Mati' di Tangan Marissa Mayer
- Selasa, 21/05/2013 15:49 WIB
'Mungkin yang Dimaksud Pak Gita BlackBerry Q10, Bukan Z10'
- Selasa, 21/05/2013 10:45 WIB
Penampakan Galaxy S4 Activ, Android Premium Tahan Air
- Selasa, 21/05/2013 15:14 WIB
Sony Bocorkan Desain PlayStation 4
- Selasa, 21/05/2013 16:11 WIB
Rapidshare Nyaris Bangkrut!
- Selasa, 21/05/2013 20:41 WIB
Robot Penanam Pohon PPNS-ITS Kalahkan Langganan Juara
-
70 Komentar
-
68 Komentar
-
48 Komentar
-
42 Komentar
-
37 Komentar
-
30 Komentar
-
28 Komentar
-
27 Komentar
-
27 Komentar
-
26 Komentar
-
25 Komentar
-
21 Komentar
-
21 Komentar
-
20 Komentar
-
20 Komentar
Pro Kontra
Index »
BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Senin, 20/05/2013 12:30 WIB WIB
7 Lokasi Terlarang Google Earth
-
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB WIB
BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya?


(2)_3.gif)






