Berita Utama
-
Selasa, 21/05/2013 13:53 WIB
Lumia 925, Desain Elegan Berpadu Kamera PureView
-
Selasa, 21/05/2013 13:33 WIB Si Buas Radeon HD 7990
-
Selasa, 21/05/2013 13:09 WIB 6 Akuisisi Yahoo Paling Heboh
-
Selasa, 21/05/2013 11:58 WIB 5 Produk Yahoo yang 'Mati' di Tangan Marissa Mayer
-
Selasa, 21/05/2013 11:48 WIB Galaxy S4 Activ yang Tahan Air
-
Senin, 20/05/2013 16:54 WIB Ondu, Kamera Lubang Jarum dari Kayu
Apple Lirik Teknologi Display Baru untuk iPhone 5S
Jumat, 04/01/2013 13:27 WIB
iPhone 5 (Cnet)
Amerika Serikat - iPhone 5 baru beberapa bulan dirilis. Namun Apple kabarnya sudah menyiapkan teknologi baru untuk dibenamkan di smartphone terbarunya, yang disebut-sebut bernama iPhone 5S.
Penggunaan teknologi in-cell touch di iPhone 5 tampaknya tidak akan berumur panjang. Laporan terbaru yang dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Jumat (4/1/2013) menyebutkan, Apple saat ini tengah melirik teknologi display alternatif.
Mengutip keterangan salah satu pemasok komponen Appel asal China, perusahaan yang dipimpin Tim Cook itu kini sedang mengevaluasi teknologi bernama Touch On Display dari Innolux. Perusahaan ini semula bernama Chimei Innolux, dan terdaftar sebagai salah satu pemasok komponen Apple.
Panel atau display yang menggunakan teknologi in-cell touch, dapat dibuat sangat tipis karena sensor sentuh ditempatkan di dalam color filter, bukan di atasnya.
Adapun alasan Apple ingin beralih ke Touch On Display, berdasarkan klaim laporan tersebut, karena adanya gangguan pada teknologi in-cell touch, akibat kedua layar terbenam di panel yang sama.
Dibandingkan dengan Touch On Display, teknologi ini menawarkan sensitivitas sentuhan yang lebih baik dengan ketebalan minimal. Ini akan membuat ponsel akan jauh lebih tipis.
Teknologi Display telah menjadi fitur utama di iPhone sejak Apple memperkenalkan smartphone pertamanya. Pada ukuran 3,5 inch, iPhone pertama bersaing dengan smartphone lain yang memiliki ukuran layar lebih besar kala itu.
Apple lantas meningkatkan kepadatan pixel dengan tetap mempertahankan ukuran layar iPhone 3,5 inch. Teknologi ini dinamakan Retina Display. Pada iPad dan notebook MacBook Pro versi high-end juga dibenamkan teknologi ini.
Retina display pun menjadi bagian paling mahal dari iPhone. Diperkirakan, kombinasi display dan layar sentuh saja, bernilai USD 44. Ini lebih mahal dari harga komponen untuk antena wireless, NAND flash memory dan prosesor seri A.
(rns/ash)
Penggunaan teknologi in-cell touch di iPhone 5 tampaknya tidak akan berumur panjang. Laporan terbaru yang dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Jumat (4/1/2013) menyebutkan, Apple saat ini tengah melirik teknologi display alternatif.
Mengutip keterangan salah satu pemasok komponen Appel asal China, perusahaan yang dipimpin Tim Cook itu kini sedang mengevaluasi teknologi bernama Touch On Display dari Innolux. Perusahaan ini semula bernama Chimei Innolux, dan terdaftar sebagai salah satu pemasok komponen Apple.
Panel atau display yang menggunakan teknologi in-cell touch, dapat dibuat sangat tipis karena sensor sentuh ditempatkan di dalam color filter, bukan di atasnya.
Adapun alasan Apple ingin beralih ke Touch On Display, berdasarkan klaim laporan tersebut, karena adanya gangguan pada teknologi in-cell touch, akibat kedua layar terbenam di panel yang sama.
Dibandingkan dengan Touch On Display, teknologi ini menawarkan sensitivitas sentuhan yang lebih baik dengan ketebalan minimal. Ini akan membuat ponsel akan jauh lebih tipis.
Teknologi Display telah menjadi fitur utama di iPhone sejak Apple memperkenalkan smartphone pertamanya. Pada ukuran 3,5 inch, iPhone pertama bersaing dengan smartphone lain yang memiliki ukuran layar lebih besar kala itu.
Apple lantas meningkatkan kepadatan pixel dengan tetap mempertahankan ukuran layar iPhone 3,5 inch. Teknologi ini dinamakan Retina Display. Pada iPad dan notebook MacBook Pro versi high-end juga dibenamkan teknologi ini.
Retina display pun menjadi bagian paling mahal dari iPhone. Diperkirakan, kombinasi display dan layar sentuh saja, bernilai USD 44. Ini lebih mahal dari harga komponen untuk antena wireless, NAND flash memory dan prosesor seri A.
(rns/ash)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
WiFi Tercepat, Kirim 10 Film HD Cuma 1 Detik!
1,873 share this. -
Yahoo Akhirnya Resmi Beli Tumblr USD 1,1 Miliar
785 share this. -
Virus Baru Ganggu Mac OS X
461 share this. -
5 Produk Yahoo yang 'Mati' di Tangan Marissa Mayer
381 share this. -
Penampakan Galaxy S4 Activ, Android Premium Tahan Air
379 share this.
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 21/05/2013 15:49 WIB
'Mungkin yang Dimaksud Pak Gita BlackBerry Q10, Bukan Z10'
-
Selasa, 21/05/2013 14:45 WIB
Distributor: BlackBerry Q10 Belum Resmi Masuk Indonesia
-
Selasa, 21/05/2013 14:20 WIB
Layar Terbaru Samsung Permalukan Retina Display?
-
Selasa, 21/05/2013 11:24 WIB
Sentuhan 'Sihir' Panasonic Eluga Tantang Galaxy S4
-
Selasa, 21/05/2013 10:45 WIB
Penampakan Galaxy S4 Activ, Android Premium Tahan Air
-
Senin, 20/05/2013 17:47 WIB
Cari Aplikasi Unik, Samsung Kucurkan Rp 7,8 Miliar
-
Senin, 20/05/2013 16:23 WIB
Kacamata Pintar Google Glass, Keren atau Menakutkan?
-
Senin, 20/05/2013 15:01 WIB
iPhone 5 Dilaporkan Meledak
- Selasa, 21/05/2013 20:41 WIB
Robot Penanam Pohon PPNS-ITS Kalahkan Langganan Juara
- Selasa, 21/05/2013 17:19 WIB
Wow! Remaja 18 Tahun Ciptakan Charger Ponsel 30 Detik
- Selasa, 21/05/2013 18:56 WIB
Teknologi Melesat, Regulasi Telekomunikasi Lambat
- Selasa, 21/05/2013 18:38 WIB
Pembelokan Trafik SLI Bikin Rugi Rp 770 Miliar
- Selasa, 21/05/2013 17:38 WIB
BlackBerry BM di Roxy Mas akan Disita
- Selasa, 21/05/2013 15:49 WIB
'Mungkin yang Dimaksud Pak Gita BlackBerry Q10, Bukan Z10'
- Selasa, 21/05/2013 18:20 WIB
Jualan Teknologi, Honeywell Andalkan Mitra Lokal
- Selasa, 21/05/2013 16:11 WIB
Rapidshare Nyaris Bangkrut!
- Selasa, 21/05/2013 15:14 WIB
Sony Bocorkan Desain PlayStation 4
- Selasa, 21/05/2013 14:20 WIB
Layar Terbaru Samsung Permalukan Retina Display?
-
92 Komentar
-
70 Komentar
-
66 Komentar
-
60 Komentar
-
48 Komentar
-
48 Komentar
-
42 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
30 Komentar
-
28 Komentar
-
27 Komentar
-
27 Komentar
-
26 Komentar
-
24 Komentar
Pro Kontra
Index »
BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Senin, 20/05/2013 12:30 WIB WIB
7 Lokasi Terlarang Google Earth
-
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB WIB
BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya?










