http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Ini Dia Seri Radeon yang Paling Laris di Indonesia

Trisno Heriyanto - detikinet
Senin, 17/12/2012 18:02 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/12/17/317/amdatihd5570460.jpg Ilustrasi (hardwarecanucks)
Jakarta - AMD memang punya banyak sekali seri kartu grafis yang beredar di Indonesia. Tapi dari itu semua, kartu grafis ini terbilang fenomenal karena paling laris.

Tahun 2006, saat AMD mengakusisi ATi dengan nilai USD 5,4 miliar dinilai sebagai langkah tepat. Pasalnya, perpaduan teknologi kedua perusahaan raksasa itu diklaim mampu menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau.

Salah satunya adalah kartu grafis Radeon HD 5570 yang diperkenalkan di awal tahun 2011 lalu.

"Sampai saat ini produk tersebut (Radeon 5570-red) masih terus diproduksi, karena di Indonesia demand-nya memang masih tinggi," ujar Victor Herlianto, Sales Developer Manager AMD Indonesia.

AMD memang tidak secara tegas menyebutkan berapa unit seri Radeon HD 5570 yang terjual, namun dengan hadirnya seri HD 7000 dan masih larisnya seri lawas tersebut, membuat produk ini terbilang istimewa di mata AMD Indonesia.

Awal diperkenalkan Radeon HD 5570 memang dibanderol cukup tinggi, tapi lambat laun produk ini mengalami penurunan harga yang cukup signifikan. Bahkan di Mangga Dua salah satu tipe Radeon 5570 dijual di bawah Rp 500 ribu.

Harga terjangkau tersebut dianggap salah satu keunggulan produk tersebut, apalagi jika ditilik dari spesifikasinya produk ini terbilang masih layak untuk menjalankan game ringan, membuka web berbasis HTML 5, dan pengolahan grafis ringan lainnya.

"Ya, saya rasa itu (Radeon 5570-red) masih cukup kok," tutup Victor di Grand Indonesia, Senin (17/12/2013).


(eno/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
23%
Kontra
77%


Must Read close