http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

'88% Pengusaha Wanita Butuh Aplikasi Bisnis'

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 06/12/2012 17:39 WIB
Halaman 1 dari 2
http://us.images.detik.com/content/2012/12/06/398/173428_1dlm.jpg Cherie Blair (rou/inet)
Jakarta - Cherie Blair, istri mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, memaparkan hasil risetnya di Indonesia, Nigeria, dan Mesir tentang "Mobile Value Added Services: A Business Growth Opportunity for Women Entrepreneurs".

Berdasarkan riset pasar di tiga negara tersebut, 98% dari aktivitas kewirausahaan ternyata dikendalikan oleh pengusaha skala kecil menengah yang memiliki karyawan sedikit atau kurang dari 100 orang dan modal yang kecil.

"88% dari pengusaha wanita ini menginginkan layanan ponsel yang dapat menunjang bisnis mereka. Dan 82% dari para pengusaha wanita itu bersedia membayar lebih untuk layanan semacam itu," ujarnya di Thamrin City, Jakarta, Kamis (6/12/2012).

Ketika riset itu dipaparkan Chery Blair, Indosat bersama induknya Qtel Group langsung menangkap kesempatan ini sebagai peluang bisnis. Dengan menggandeng Nokia, mereka menghadirkan aplikasi Usaha Wanita yang berisi informasi seputar manajemen bisnis, manajemen perbankan dan akses kredit, manajemen konsumen pemasaran, dan lainnya.

Hesti Diyahnita Priamsari, Division Head Professional Segment PT Indosat, mengatakan konten tips dan trik pada layanan ini merupakan konten terjemahan dari yayasan milik Cherie Blair.

"Kami fokus membidik segmen UKM dengan karyawan di bawah 100 orang. Misalnya mereka yang bergerak di bidang usaha pakaian, atau jual pulsa," ujar Hesti

Menurut data Kementerian Negara Koperasi dan Unit Kecil Menengah (UKMM), dari 240 juta total penduduk di Indonesia, sekitar 1% atau setara 240 ribu merupakan pengusaha wanita.Next

Halaman 1 2
(rou/fyk)




Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
52%
Kontra
48%


Must Read close