http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Slam, NFC ala Feature Phone Nokia

Rachmatunisa - detikinet
Senin, 26/11/2012 18:01 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/11/26/317/2012112614.50.42.jpg Fitur Slam di Nokia Asha 205 dan Asha 206 (rns/inet)
Jakarta - Sebagian pengguna smartphone kini bisa menikmati kemudahan berbagi data dengan teknologi NFC (Near Field Communication). Bagaimana dengan pengguna feature phone? Nokia menghadirkan Slam.

"Ini salah satu inovasi Nokia. Dia memberikan experience seperti kalau kita mentransfer data via NFC. Ponsel apapun bisa, tidak harus Nokia selama ada Bluetooth," papar Product Manager Nokia Indonesia, Irwan Hermawan.

Tampil di panggung peluncuran Nokia Asha 205 dan Asha 206 di Grand Balroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin (26/11/2012), Irwan mendemokan bagaimana fitur ini bekerja.

Menggunakan Slam, pengguna bisa mengirimkan gambar melalui bluetooth. Tinggal menyentuhkan Nokia Asha 205 atau Asha 206 ke ponsel lain. Fitur ini memungkinkan berbagi konten multimedia dengan cepat dan saat itu juga.

"Slam bekerja dengan kebanyakan ponsel yang ada Bluetooth, gak perlu pairing dulu. Si penerima juga tidak perlu ada Slam di ponselnya," jelas Irwan.

Asha 205 dan Asha 206 menjadi ponsel pertama yang memiliki Slam. Kedua ponsel yang baru dirilis ini sama-sama berbasis qwerty. Asha 205 disebut sebagai ponsel social karena memudahkan terkoneksi ke jejaring sosial.

Terdapat tombol Facebook yang didedikasikan khusus untuk akses cepat ke situs populer tersebut. Ponsel ini juga menyediakan pre-loaded aplikasi eBuddy Chat, Twitter dan akun email populer seperti Gmail.


(rns/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
32%
Kontra
68%


Must Read close