http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Apple Ngotot 'Memasung' Galaxy Note II

Susetyo Dwi Prihadi - detikinet
Senin, 26/11/2012 10:08 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/11/26/399/noteii3.jpg Note II (fyk/inet)
Jakarta - Kasus antara Apple versus Samsung akan memasuki ronde kedua. Ini setelah Apple menyatakan 6 produk Samsung lainnya bakal diseret ke meja hijau, termasuk melarang penjualan Galaxy Note II. Dan perseteruan pun kembali dimulai... Teng!

Apple menyatakan bahwa produk Samsung yang berjalan di sistem operasi Android paling baru, Jelly Bean dan produk lainnya yang menggunakan Android Ice Cream Sandwich, harus ditambahkan ke dalam gugatan baru di pengadilan San Jose, California.

"Apple telah bertindak cepat dan tegas untuk menentukan bahwa produk-produk yang baru dirilis (oleh Samsung) telah banyak melanggar sejumlah klaim paten milik Apple," kata pihak Cupertino, melalui surat yang dikutip Softpedia, Senin (26/11/2012).

Masih menurut dokumen tersebut, Apple pada tanggal 23 November, meminta pengadilan untuk menambah tuntutan pada kasusnya terhadap Galaxy S III Jelly Bean, Galaxy Tab 8,9 WiFi, Galaxy Tab 2 10.1, Rugby Pro, Note II dan Galaxy S III Mini.

Saat dikonfirmasi mengenai masalah ini, Nam Ki Yung, juru bicara Samsung di Seoul, menolak untuk mengomentari pengajuan tuntutan baru ini.


(tyo/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
33%
Kontra
67%


Must Read close