Berita Utama
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB Helm Canggih dengan Sistem Operasi Android
-
Rabu, 19/06/2013 12:46 WIB BlackBerry, Samsung, Apple, Mana Paling Laku?
-
Rabu, 19/06/2013 11:55 WIB Huawei Ascend P6, Android Tertipis Berkamera Depan 5MP
-
Rabu, 19/06/2013 10:32 WIB Wanita Australia Ramai-ramai Pamer Dada di Facebook
-
Selasa, 18/06/2013 11:58 WIB Pengalaman Menakjubkan Magang di Kantor Google
-
Senin, 17/06/2013 15:42 WIB Tomb Raider, Lara Croft yang Lugu Dibalut Cerita Seru
Big Data Itu Tantangan Sekaligus Peluang
Kamis, 22/11/2012 14:09 WIB
Harry K Nugraha (rou/inet)
Jakarta - Sebagai penyedia platform, Intel melihat tren ledakan penggunaan data yang bertubi-tubi dalam jumlah besar -- atau yang dikenal dengan istilah Big Data saat ini -- sebagai tantangan sekaligus peluang yang harus diantisipasi dari sekarang.
"Big Data sedang jadi perbincangan hangat di industri. Ini fenomena nyata yang tengah kita hadapi saat ini," kata Director Strategic Business Development Intel Indonesia Harry K. Nugraha, dalam seminar Big Data Trend 2nd Round: Infrastructure and Demand Challenges di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Menurutnya, tren Big Data saat ini bisa digambarkan dengan miliaran pengguna yang terhubung, baik di internet maupun perangkat telekomunikasi lainnya, dan saling berbagi data.
Lonjakan trafik data ini diperkirakan sudah lebih dari 1.500 exabytes yang lalu lalang di jaringan cloud dan sekitar 1.400 exabytes di sistem data terintegrasi lainnya.
Dengan lonjakan trafik ini, maka media penyimpanan alias storage capacity yang dibutuhkan untuk menampung data bisa melonjak 690% dalam tiga tahun ke depan di 2015.
"Apa yang kita lihat pertumbuhnya itu bukan dari jenis data terstruktur, tapi dari data tidak terstruktur seperti dari social data di Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Itu menjadi tantangan sekaligus peluang," ujar Harry.
Data yang tak terstruktur itu dinilai tak memiliki hirarki relasional dan tidak cocok dengan database tradisional. Data tidak terstruktur ini mencakup semua yang ada, mulai dari metadata foto Facebook (big web data) hingga pelacakan dari jutaan RFID di sektor retail (big sensed data).
"Menyimpan dan mengelola data sebesar ini yang menjadi tantangan utama. Masalah akan tetap ada, tapi jika kita mulai lakukan pembangunan, kita sudah lebih antisipatif untuk what's next-nya," kata dia.
Menurut Harry, pendorong utama bagi Intel di storage adalah faktor intelligence dan pergerakan ke penyimpanan terdistribusi. Tingkat pertumbuhan dari penyimpanan terdistribusi itu sangat impresif, jauh melebihi permintaan untuk teknologi IT terdahulu seperti NAS dan SAN.
"Cloud memimpin perubahan ini tapi lebih banyak di segmen enterprise. Saat melakukan analitik pada data yang sangat besar akan lebih baik jika memiliki kecerdasan yang melebihi data," pungkasnya.
(rou/rns)
"Big Data sedang jadi perbincangan hangat di industri. Ini fenomena nyata yang tengah kita hadapi saat ini," kata Director Strategic Business Development Intel Indonesia Harry K. Nugraha, dalam seminar Big Data Trend 2nd Round: Infrastructure and Demand Challenges di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Menurutnya, tren Big Data saat ini bisa digambarkan dengan miliaran pengguna yang terhubung, baik di internet maupun perangkat telekomunikasi lainnya, dan saling berbagi data.
Lonjakan trafik data ini diperkirakan sudah lebih dari 1.500 exabytes yang lalu lalang di jaringan cloud dan sekitar 1.400 exabytes di sistem data terintegrasi lainnya.
Dengan lonjakan trafik ini, maka media penyimpanan alias storage capacity yang dibutuhkan untuk menampung data bisa melonjak 690% dalam tiga tahun ke depan di 2015.
"Apa yang kita lihat pertumbuhnya itu bukan dari jenis data terstruktur, tapi dari data tidak terstruktur seperti dari social data di Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Itu menjadi tantangan sekaligus peluang," ujar Harry.
Data yang tak terstruktur itu dinilai tak memiliki hirarki relasional dan tidak cocok dengan database tradisional. Data tidak terstruktur ini mencakup semua yang ada, mulai dari metadata foto Facebook (big web data) hingga pelacakan dari jutaan RFID di sektor retail (big sensed data).
"Menyimpan dan mengelola data sebesar ini yang menjadi tantangan utama. Masalah akan tetap ada, tapi jika kita mulai lakukan pembangunan, kita sudah lebih antisipatif untuk what's next-nya," kata dia.
Menurut Harry, pendorong utama bagi Intel di storage adalah faktor intelligence dan pergerakan ke penyimpanan terdistribusi. Tingkat pertumbuhan dari penyimpanan terdistribusi itu sangat impresif, jauh melebihi permintaan untuk teknologi IT terdahulu seperti NAS dan SAN.
"Cloud memimpin perubahan ini tapi lebih banyak di segmen enterprise. Saat melakukan analitik pada data yang sangat besar akan lebih baik jika memiliki kecerdasan yang melebihi data," pungkasnya.
(rou/rns)
Powered By

Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Telkom Bidik Ekspansi MVNO ke Papua Nugini
0 share this. -
Si Buas LG Optimus G Pro Bisa Dipesan dengan Harga Diskon
0 share this. -
Tambah Data Center, Multipolar Siapkan USD 20 Juta
0 share this. -
Mampukah Huawei Tandingi Apple dan Samsung?
0 share this. -
senja yg kelaam
0 share this.
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 19/06/2013 12:30 WIB
Huawei Bantah Ingin Beli Nokia
-
Rabu, 19/06/2013 10:10 WIB
Huawei Diisukan Akuisisi Nokia
-
Selasa, 18/06/2013 09:17 WIB
Jogglo Rilis Filantropi, e-Commerce Sambil Beramal
-
Senin, 17/06/2013 18:34 WIB
Bisnis TI Cerah, Multipolar Pede Lepas Saham Perdana
-
Senin, 17/06/2013 18:11 WIB
Mesin Pencari Belanja Bikinan Lokal Digaet Raksasa Jepang
-
Senin, 17/06/2013 15:58 WIB
Symantec Bakal PHK Ribuan Karyawan
-
Kamis, 13/06/2013 18:34 WIB
Microsoft Serukan Bekerja Tanpa Harus Ngantor
-
Kamis, 13/06/2013 17:45 WIB
Lintasarta Kembangkan Lab IT di ITS
- Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
FotoINET
Helm Canggih dengan Sistem Operasi Android
- Rabu, 19/06/2013 16:17 WIB
Mampukah Huawei Tandingi Apple dan Samsung?
- Rabu, 19/06/2013 17:15 WIB
Si Buas LG Optimus G Pro Sudah Bisa Dipesan
- Rabu, 19/06/2013 15:09 WIB
Master Desainer Apple Dapat Julukan Baru
- Rabu, 19/06/2013 15:58 WIB
FotoINET
Penampakan HTC Desire 200
- Rabu, 19/06/2013 14:43 WIB
Rugi 16 Tahun, Dahlan: Bodoh Banget Kalau TelkomVision Tidak Dijual
- Rabu, 19/06/2013 16:55 WIB
Telkom Bidik Ekspansi MVNO ke Papua Nugini
- Rabu, 19/06/2013 12:46 WIB
BlackBerry, Samsung, Apple, Mana Paling Laku?
- Rabu, 19/06/2013 16:36 WIB
Tambah Data Center, Multipolar Siapkan USD 20 Juta
- Rabu, 19/06/2013 10:32 WIB
Wanita Australia Ramai-ramai Pamer Dada di Facebook
-
212 Komentar
-
79 Komentar
-
76 Komentar
-
52 Komentar
-
52 Komentar
-
51 Komentar
-
49 Komentar
-
48 Komentar
-
47 Komentar
-
44 Komentar
-
44 Komentar
-
44 Komentar
-
41 Komentar
-
38 Komentar
-
36 Komentar
Pro Kontra
Index »
BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Jumat, 14/06/2013 15:37 WIB WIB
Yang Unik di ICS 2013: "Kuntilanak" Sampai Robot Gundam
-
Jumat, 14/06/2013 12:56 WIB WIB
Kapal Canggih Rp 232 Miliar Ini Bisa Dikontrol dengan iPad










_6.gif)
