Berita Utama
-
Senin, 20/05/2013 16:54 WIB Ondu, Kamera Lubang Jarum dari Kayu
-
Senin, 20/05/2013 15:16 WIB David Karp, Pendiri Tumblr Si Calon Miliarder
-
Senin, 20/05/2013 12:30 WIB 7 Lokasi Terlarang Google Earth
-
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya?
-
Jumat, 17/05/2013 13:07 WIB 6 Ponsel Super Terbaru yang Mencuri Perhatian
-
Jumat, 17/05/2013 10:02 WIB Perjalanan Google Glass: dari Culun Hingga Futuristik
Big Data Itu Tantangan Sekaligus Peluang
Kamis, 22/11/2012 14:09 WIB
Harry K Nugraha (rou/inet)
Jakarta - Sebagai penyedia platform, Intel melihat tren ledakan penggunaan data yang bertubi-tubi dalam jumlah besar -- atau yang dikenal dengan istilah Big Data saat ini -- sebagai tantangan sekaligus peluang yang harus diantisipasi dari sekarang.
"Big Data sedang jadi perbincangan hangat di industri. Ini fenomena nyata yang tengah kita hadapi saat ini," kata Director Strategic Business Development Intel Indonesia Harry K. Nugraha, dalam seminar Big Data Trend 2nd Round: Infrastructure and Demand Challenges di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Menurutnya, tren Big Data saat ini bisa digambarkan dengan miliaran pengguna yang terhubung, baik di internet maupun perangkat telekomunikasi lainnya, dan saling berbagi data.
Lonjakan trafik data ini diperkirakan sudah lebih dari 1.500 exabytes yang lalu lalang di jaringan cloud dan sekitar 1.400 exabytes di sistem data terintegrasi lainnya.
Dengan lonjakan trafik ini, maka media penyimpanan alias storage capacity yang dibutuhkan untuk menampung data bisa melonjak 690% dalam tiga tahun ke depan di 2015.
"Apa yang kita lihat pertumbuhnya itu bukan dari jenis data terstruktur, tapi dari data tidak terstruktur seperti dari social data di Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Itu menjadi tantangan sekaligus peluang," ujar Harry.
Data yang tak terstruktur itu dinilai tak memiliki hirarki relasional dan tidak cocok dengan database tradisional. Data tidak terstruktur ini mencakup semua yang ada, mulai dari metadata foto Facebook (big web data) hingga pelacakan dari jutaan RFID di sektor retail (big sensed data).
"Menyimpan dan mengelola data sebesar ini yang menjadi tantangan utama. Masalah akan tetap ada, tapi jika kita mulai lakukan pembangunan, kita sudah lebih antisipatif untuk what's next-nya," kata dia.
Menurut Harry, pendorong utama bagi Intel di storage adalah faktor intelligence dan pergerakan ke penyimpanan terdistribusi. Tingkat pertumbuhan dari penyimpanan terdistribusi itu sangat impresif, jauh melebihi permintaan untuk teknologi IT terdahulu seperti NAS dan SAN.
"Cloud memimpin perubahan ini tapi lebih banyak di segmen enterprise. Saat melakukan analitik pada data yang sangat besar akan lebih baik jika memiliki kecerdasan yang melebihi data," pungkasnya.
(rou/rns)
"Big Data sedang jadi perbincangan hangat di industri. Ini fenomena nyata yang tengah kita hadapi saat ini," kata Director Strategic Business Development Intel Indonesia Harry K. Nugraha, dalam seminar Big Data Trend 2nd Round: Infrastructure and Demand Challenges di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Menurutnya, tren Big Data saat ini bisa digambarkan dengan miliaran pengguna yang terhubung, baik di internet maupun perangkat telekomunikasi lainnya, dan saling berbagi data.
Lonjakan trafik data ini diperkirakan sudah lebih dari 1.500 exabytes yang lalu lalang di jaringan cloud dan sekitar 1.400 exabytes di sistem data terintegrasi lainnya.
Dengan lonjakan trafik ini, maka media penyimpanan alias storage capacity yang dibutuhkan untuk menampung data bisa melonjak 690% dalam tiga tahun ke depan di 2015.
"Apa yang kita lihat pertumbuhnya itu bukan dari jenis data terstruktur, tapi dari data tidak terstruktur seperti dari social data di Facebook, Twitter, Instagram, dan lainnya. Itu menjadi tantangan sekaligus peluang," ujar Harry.
Data yang tak terstruktur itu dinilai tak memiliki hirarki relasional dan tidak cocok dengan database tradisional. Data tidak terstruktur ini mencakup semua yang ada, mulai dari metadata foto Facebook (big web data) hingga pelacakan dari jutaan RFID di sektor retail (big sensed data).
"Menyimpan dan mengelola data sebesar ini yang menjadi tantangan utama. Masalah akan tetap ada, tapi jika kita mulai lakukan pembangunan, kita sudah lebih antisipatif untuk what's next-nya," kata dia.
Menurut Harry, pendorong utama bagi Intel di storage adalah faktor intelligence dan pergerakan ke penyimpanan terdistribusi. Tingkat pertumbuhan dari penyimpanan terdistribusi itu sangat impresif, jauh melebihi permintaan untuk teknologi IT terdahulu seperti NAS dan SAN.
"Cloud memimpin perubahan ini tapi lebih banyak di segmen enterprise. Saat melakukan analitik pada data yang sangat besar akan lebih baik jika memiliki kecerdasan yang melebihi data," pungkasnya.
(rou/rns)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Implementasi BYOD Butuh Waktu Hingga 6 Bulan
0 share this. -
Virus Baru Ganggu Mac OS X
0 share this. -
TelkomSigma Siap Bangun Data Center Tier-4
0 share this. -
Multipolar Gandeng Cisco Garap Bisnis BYOD
0 share this. -
WiFi Tercepat, Kirim 10 Film HD Cuma 1 Detik!
0 share this.
Berita Terbaru
Index »
-
Selasa, 21/05/2013 09:10 WIB
Implementasi BYOD Butuh Waktu Hingga 6 Bulan
-
Selasa, 21/05/2013 08:59 WIB
TelkomSigma Siap Bangun Data Center Tier-4
-
Selasa, 21/05/2013 08:40 WIB
Multipolar Gandeng Cisco Garap Bisnis BYOD
-
Selasa, 21/05/2013 08:03 WIB
Yahoo Akhirnya Resmi Beli Tumblr USD 1,1 Miliar
-
Senin, 20/05/2013 15:20 WIB
'Apple Tak Lagi Inovatif'
-
Senin, 20/05/2013 13:39 WIB
Catatan dari Tokyo
Tantangan Terbesar Bisnis 'Awan' di Indonesia
-
Senin, 20/05/2013 07:45 WIB
Yahoo Selangkah Lagi Beli Tumblr USD 1,1 Miliar
-
Kamis, 16/05/2013 17:32 WIB
EMC Raup USD 5,29 Miliar di Q1
- Selasa, 21/05/2013 08:24 WIB
WiFi Tercepat, Kirim 10 Film HD Cuma 1 Detik!
- Selasa, 21/05/2013 08:56 WIB
Virus Baru Ganggu Mac OS X
- Selasa, 21/05/2013 08:03 WIB
Yahoo Akhirnya Resmi Beli Tumblr USD 1,1 Miliar
- Selasa, 21/05/2013 09:35 WIB
Menanti Gebrakan XBox 720 'Durango'
- Selasa, 21/05/2013 08:50 WIB
TelkomSigma Siap Bangun Data Center Tier-4
- Selasa, 21/05/2013 08:40 WIB
Multipolar Gandeng Cisco Garap Bisnis BYOD
- Selasa, 21/05/2013 09:04 WIB
Implementasi BYOD Butuh Waktu Hingga 6 Bulan
- Senin, 20/05/2013 18:55 WIB
Tips & Trik
Cara Sederhana Tangkal Ancaman Radiasi Ponsel
- Senin, 20/05/2013 12:30 WIB
7 Lokasi Terlarang Google Earth
- Senin, 20/05/2013 09:38 WIB
Isu Panas di Jagat TI
Tumbang dan Kejutan ala BlackBerry Messenger
-
92 Komentar
-
68 Komentar
-
61 Komentar
-
60 Komentar
-
48 Komentar
-
47 Komentar
-
42 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
30 Komentar
-
28 Komentar
-
27 Komentar
-
27 Komentar
-
24 Komentar
-
22 Komentar
Pro Kontra
Index »
BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Kamis, 16/05/2013 13:28 WIB WIB
10 Produsen Ponsel Terbesar Dunia
-
Kamis, 16/05/2013 12:32 WIB WIB
New Google Maps Makin Mantap










