http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Demo Karyawan Indosat

Mulai Keluhan Soal Kopi Sampai SPJ Dinas Rp 1/2 Miliar

Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Kamis, 18/10/2012 16:52 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/10/18/328/demo460.jpg Demo karyawan Indosat (rou/inet)
Jakarta - Demo ratusan karyawan Indosat memang telah usai. Namun, Serikat Pekerja Indosat mengancam akan menggelar demo lagi jika janji manajemen yang diucapkan langsung oleh Dirut & CEO baru Indosat, Alexander Rusli, tidak berhasil dipenuhi.

"Tolong dirapikan dan disimpan kembali peralatan demo ini. Nanti akan kita pakai lagi untuk demo jika tuntutan kita tak dipenuhi," kata salah satu orator dari Serikat Pekerja Indosat usai demo yang berlangsung di halaman gedung kantor pusat Indosat di Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (18/10/2012).

Ketua Serikat Pekerja Indosat, Yoan Hardi, berjanji akan menagih kembali janji manajemen yang disampaikan Alex Rusli saat menenangkan ratusan massa karyawan yang mempertanyakan banyaknya karyawan asing yang masuk ke Indosat tanpa dilihat kompetensinya.

"Sejak diambil alih Qatar pada 2009 lalu, jumlah pekerja asing di Indosat makin tak terbendung. Di organisasi saja ada 40 lebih, dan konsultan asingnya ada 465 orang. Mereka kerjanya cuma bisa perintah-perintah saja, kita cuma dijadikan seperti kacung," keluhnya.

Dari orasi yang disampaikan, Serikat Pekerja juga menyatakan keprihatinannya akibat sistem rekrutmen yang tidak transparan, sistem remunerasi yang dianggap tidak fair. Banyaknya konsultan asing yang dipakai juga dikeluhkan sebagai pemborosan.

"Orang lokal untuk menyediakan kopi buat tamu saja tidak ada, masak cuma bisa kasih air putih. Parkir pun susah. Sementara, setiap ekspat diberi fasilitas apartemen USD 3.500. Itu fakta atau fiktif?" seru Sekjen Serikat Pekerja Dwiyanto yang disambut dengan seruan "Faktaaaa!!!," oleh ratusan karyawan Indosat yang turun demo.

"Saat perjalanan dinas, kami yang lokal disediakan supir pun tidak. Harus nyetir sendiri. Sementara ekspat diberi fasilitas SPJ uang dinas sampai setengah miliar rupiah. Itu fakta atau fiktif?" tanya Dwiyanto lagi. Serentak karyawan pun berteriak, "Faktaaaa!!!"

Dalam orasinya, Dwiyanto menegaskan, apa yang dituntutkan oleh para karyawan dalam serikat pekerja bukan bermaksud untuk menjatuhkan Indosat. "Justru kami ingin agar Indosat kembali tegak dan berjaya," tandasnya.


(rou/eno)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Berita Terbaru Index »
    Pro Kontra Index »

    BBM Dilepas ke Android & iOS, BlackBerry Bunuh Diri?

    CEO BlackBerry Thorsten Heins akhirnya memastikan bahwa BlackBerry Messenger (BBM) bakal diboyong ke Android dan iOS. Di satu sisi keputusan ini diapresiasi, tapi tak sedikit pula yang menyayangkannya. Sebab dianggap BlackBerry sama saja bunuh diri. Menurut Anda?
    Pro
    60%
    Kontra
    40%


    Must Read close