https://usimages.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Klinik Fotografi

Jenis-jenis Filter untuk Lensa Kamera

Konsultan: Johntefon - detikinet
Minggu, 14/10/2012 12:25 WIB
Jenis-jenis Filter untuk Lensa Kamera Canon EF 50mm f/1.4 USM Lens and Hoya PL-Cir Polariser 58mm filter (GettyImages)
Jakarta - Seberapa pentingkah filter lensa pada pemotretan dan ada berapa macam sih filter lensa kamera itu?

(Oktavianus, 18 tahun)



Jawaban:

Di dalam bidang fotografi, penggunaan filter adalah tak terhindarkan agar hasilnya tidak "cuma biasa-biasa" alias standar. Adapun beberapa jenis filter populer dan kegunaannya adalah:

- Filter UV/ Ultraviolet

Untuk menyaring sinar ultraviolet yang sering dipergunakan dalam pemotretan landscape. Selain itu, filter ini juga berfungsi untuk melindungi lensa dari benturan maupun goresan.

- Filter CPL/ Circular Polarizing Filters

Filter ini wajib dimiliki oleh seorang fotografer. Gunanya untuk "mengendalikan" refleksi pada permukaan benda seperti kaca (bukan cermin) dan air. Selain itu, filter ini juga dapat meningkatkan kepekatan warna terutama warna biru pada langit.

- Filter ND/ Neutral Density

Filter ini juga wajib dimiliki seorang fotografer landscape. Fungsinya untuk menghambat cahaya yang terlalu kuat. Tanpa filter ini, seorang fotografer tidak dapat menciptakan efek "kapas" pada pemotretan air yang bergerak di siang hari yang terang benderang, misalnya air terjun atau ombak di antara bebatuan.

- Graduated ND Filter

Filter gradasi untuk menyeimbangkan eksposur langit dan permukaan bumi, di mana eksposur di langit terlalu terang sedangkan di bumi terlalu gelap. Cara penggunaannya ialah. bagian gelap pada filter di posisi atas guna menghambat cahaya di bagian langit.
 
Di era kamera film, filter ini menjadi kebanggaan para fotografer landscape, namun dengan adanya software seperti Photoshop, fotografer yang telah menguasai software lebih senang menggunakan filter di Photoshop karena selain lebih fleksible, hasilnya juga lebih hebat.

- Filter Soft

Sesuai namanya, filter berguna untuk membuat efek soft pada pemotretan manusia terutama close-up. Di era digital, banyak fotografer yang beralih ke Photoshop untuk menciptakan efek soft, karena lebih fleksible dan dengan hasil yang lebih baik.


(sha/sha)



Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
0%
Kontra
0%